Panduan Umum Kemasan

Cara Membuat Kemasan Kue Lebaran agar Makin Menarik

04 Jun 2019 Oleh Bali Web Design

Selain dekorasi, pakaian baru, dan hidangan khas seperti ketupat dan opor, kue-kue Lebaran menjadi kebutuhan penting menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Bagi Anda yang menggeluti usaha kue kering, momen ini tentu harus dimanfaatkan. Melariskan dagangan tidak hanya bergantung pada rasa kue yang enak, tetapi juga kemasan kue Lebaran yang menarik konsumen.

Kemasan luar kue-kue kering bisa menjadi penilaian pertama terhadap kualitas kue yang Anda jual. Jika kemasannya biasa saja, pembeli kurang yakin apakah rasanya enak atau tidak.

Namun, jika kemasan sudah didesain bagus dengan penataan kue yang menarik, dagangan Anda pasti akan lebih diminati.

Agar calon pembeli tertarik dengan kue-kue Lebaran buatan Anda, berikut tips membuat kemasan kue Lebaran yang bisa Anda terapkan.

Cara Membuat Kemasan Kue Lebaran agar Makin Menarik

Pilih Kemasan Kue Kering yang Berbeda

Umumnya kue seperti nastar, semprit, dan kastengel dikemas dalam toples bundar pipih dari plastik. Supaya tidak sama dengan kompetitor, cobalah cari bentuk toples lain, misalnya persegi panjang, bentuk hati, atau bentuk ketupat.

Dengan bentuk toples yang berbeda, produk Anda akan terlihat lebih menarik di mata pembeli.

Jika memungkinkan, pilih wadah yang terlihat mewah, misalnya toples kaca dengan tutup unik. Toples yang sudah terlihat bagus menjadi nilai lebih karena pembeli tidak perlu menggantinya saat menyuguhkan kue.

Toples semacam ini juga bisa dipakai kembali setelah kue habis. Namun, strategi ini perlu disesuaikan dengan segmen pasar kue Lebaran Anda karena harganya biasanya lebih mahal.

Coba Kemasan Toples Kaleng

Toples untuk kemasan kue Lebaran biasanya berbahan mika, plastik, atau kaca. Namun, bukan berarti Anda tidak boleh berkreasi.

Agar terlihat lebih unik, cobalah gunakan toples kaleng seperti kaleng kerupuk yang biasa dipakai di warung-warung. Anda bisa memesan toples kaleng khusus sesuai ukuran yang diinginkan.

Selain menarik, kemasan ini juga membuat kue kering lebih tahan lama.

Sediakan Kemasan Besar untuk Paket Hemat

Sediakan kemasan kotak atau karton untuk paket kue Lebaran. Anda bisa menawarkan paket hemat berisi beberapa toples kue dengan varian berbeda dalam satu kotak.

Berikan harga paket lebih murah dibanding harga satuan agar konsumen tertarik. Untuk kemasan yang lebih berkesan, buat desain unik seperti keranjang bambu atau anyaman daun pandan.

Kemasan luar yang menarik juga bisa dijadikan pajangan di atas meja saat Lebaran.

Pasang Logo dan Aksesori Kemasan

Letakkan logo produk Anda dalam bentuk stiker atau cetak pada kotak. Melalui logo ini, konsumen bisa mengenali produk Anda dengan mudah.

Supaya terlihat makin cantik, tambahkan aksesori bertema Lebaran seperti kartu ucapan, bunga kering, dan hiasan pita berwarna hijau. Namun, tambahkan hiasan secukupnya saja, jangan berlebihan.

Perhatikan Cara Menyusun Kue

Kue Lebaran yang memiliki hiasan berupa cokelat, icing, atau selai harus disusun dengan hati-hati di dalam toples agar tidak rusak. Sementara kue tanpa topping bisa ditumpuk dengan cara biasa.

Selipkan kertas minyak atau plastik di antara lapisan kue agar tidak hancur.

Susun kue hingga padat supaya tidak bergoyang saat toples dibawa atau dipindahkan. Pada lapisan paling atas, beri juga kertas minyak sebelum ditutup.

Untuk menjaga kue tetap kering, letakkan silica gel di dalam toples sebelum ditutup rapat. Maksimal gunakan 2 buah silica gel untuk kue seberat 250 gram.

Setelah mengemas kue Lebaran dalam toples atau kotak, sediakan tempat untuk menyimpannya sebelum dijual. Letakkan kue di ruangan yang kering, bersih, dan tidak lembap, serta jauh dari sinar matahari langsung.

Tips Mengemas Kue Lebaran untuk Pengiriman Luar Kota

Jika Anda menerima pesanan kue Lebaran dari luar kota, kemasan tambahan sangat penting agar kue tidak hancur selama perjalanan ekspedisi. Gunakan bubble wrap atau kardus bersekat di antara toples agar tidak saling berbenturan, dan tambahkan label “mudah pecah” atau “fragile” pada kardus luar. Untuk kue yang rapuh seperti kastengel atau putri salju, isi ruang kosong dalam kotak dengan kertas koran atau bubble wrap agar kue tidak bergeser dan remuk saat kardus terguncang di perjalanan.

Jangan Lupakan Label dan Izin Edar

Selain tampilan menarik, kemasan kue Lebaran yang dijual secara komersial sebaiknya juga mencantumkan informasi dasar seperti nama produk, komposisi, berat bersih, tanggal produksi, serta nomor PIRT jika usaha Anda sudah memiliki izin tersebut. Label ini bukan hanya soal legalitas, tapi juga meningkatkan kepercayaan pembeli, terutama untuk pesanan dalam jumlah besar atau hampers korporat.

Menghitung Biaya Kemasan agar Tetap Untung

Sebelum menentukan harga jual paket kue Lebaran, hitung dulu biaya kemasan secara rinci, mulai dari toples, stiker logo, hiasan tambahan, hingga kardus untuk paket hemat. Kemasan yang terlalu mewah memang menarik perhatian, tapi jika tidak sebanding dengan margin keuntungan justru bisa merugikan usaha Anda. Sesuaikan tingkat “kemewahan” kemasan dengan segmen harga jual kue, misalnya kemasan sederhana namun rapi untuk segmen menengah, dan kemasan lebih eksklusif untuk segmen premium atau hampers korporat.

Tren Kemasan Reusable untuk Momen Lebaran

Semakin banyak konsumen yang menyukai kemasan kue Lebaran yang bisa dipakai ulang, seperti toples kaca atau keranjang anyaman, karena dianggap lebih bernilai dan tidak langsung dibuang setelah kue habis. Selain menambah kesan eksklusif, strategi ini juga bisa menjadi nilai jual tambahan yang membedakan produk Anda dari kompetitor yang hanya memakai kemasan plastik sekali pakai.

Itulah penjelasan tentang cara membuat kemasan kue Lebaran yang menarik. Jika Anda kebingungan mencari tempat gudang kemasan untuk usaha Anda, kami siap menjadi solusinya.

Silakan order kemasan di gudang kemasan kami sesuai kebutuhan bisnis Anda. Jika kemasan yang Anda cari belum tersedia atau belum sesuai kriteria, Anda bisa menghubungi kami di WA: +6287702063388 atau datang langsung ke toko Gudang Kemasan kami.