Kemasan Makanan

Tips Memilih Kemasan Makanan yang Aman dan Berkualitas

03 Jun 2019 • Oleh Bali Web Design
Daftar Isi 5 bagian
  1. 01 Tips Memilih Kemasan Makanan yang Aman dan Berkualitas
  2. 02 Perbandingan Jenis Kemasan Makanan yang Aman
  3. 03 Kesalahan Umum saat Memilih Kemasan Makanan
  4. 04 Perbedaan Izin PIRT dan BPOM MD pada Kemasan Makanan
  5. 05 Tips Menyimpan Makanan Kemasan agar Tetap Aman di Rumah

Hampir semua makanan sekarang dijual dengan kemasan, mulai dari yang sederhana sampai yang mewah. Kemasan mahal belum tentu menjamin kualitas isinya.

Kemasan awalnya hanya berfungsi sebagai wadah untuk membawa dan menyimpan makanan. Kini desain kemasan justru menjadi daya tarik utama bagi calon pembeli.

Jangan sampai Anda terkecoh tampilan kemasan yang bagus tanpa memperhatikan kualitas isinya. Berikut tips memilih kemasan makanan yang aman dan berkualitas.

Tips Memilih Kemasan Makanan yang Aman dan Berkualitas

# Perhatikan Jenis Bahan Kemasan

Hindari makanan yang dikemas dengan bahan mengandung timbal, seperti plastik kresek hitam, kertas koran, atau kertas bekas. Hindari juga kemasan styrofoam yang mengandung benzena.

Timbal dapat membahayakan fungsi ginjal, sedangkan benzena berisiko menyebabkan kanker.

# Perhatikan Kondisi Fisik Kemasan

Pilih makanan dengan kemasan yang masih utuh dan tidak cacat. Periksa apakah segel sudah terbuka, kemasan penyok, atau ada bercak kotor dan berdebu.

Kondisi kemasan yang rusak bisa memengaruhi cita rasa dan kebersihan makanan di dalamnya.

# Cek Tanggal Kedaluwarsa

Jangan mudah tergiur diskon besar sampai lupa memeriksa tanggal kedaluwarsa. Ada dua jenis label yang perlu Anda pahami.

Label “best before” berarti makanan masih bisa dikonsumsi sekitar satu bulan setelah tanggal tersebut, meski kualitasnya mungkin sudah menurun. Label “tanggal kedaluwarsa” berarti makanan sama sekali tidak boleh dikonsumsi setelah tanggal itu.

# Cek Label Halal dan Izin BPOM

Periksa apakah kemasan makanan sudah memiliki izin resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Izin ini menandakan produk sudah lulus uji dan boleh dijual bebas.

Bagi konsumen muslim, periksa juga label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar makanan aman dan sesuai syariat untuk dikonsumsi.

# Perhatikan Kandungan Gizi

Jangan malas membaca kandungan gizi pada kemasan, seperti karbohidrat, protein, lemak, dan gula. Informasi ini penting terutama bagi Anda yang punya kondisi kesehatan tertentu, seperti darah tinggi atau diabetes.

Cek juga komposisi bahan untuk menghindari alergen, pewarna, pemanis, atau pengawet buatan yang mungkin tidak cocok untuk Anda.

Perbandingan Jenis Kemasan Makanan yang Aman

Selain mengecek label dan kondisi fisik, penting juga memahami karakteristik material kemasan yang biasa dipakai untuk makanan. Berikut perbandingannya:

  • Plastik food grade (PP, HDPE, PET): aman untuk kontak langsung dengan makanan, ringan, dan umum dipakai untuk kemasan sekali pakai maupun berulang.
  • Kertas food grade: ramah lingkungan dan cocok untuk makanan kering, tetapi kurang tahan terhadap minyak dan kelembapan tanpa lapisan tambahan.
  • Kaca: tidak bereaksi dengan makanan, menjaga rasa lebih baik, namun berat dan berisiko pecah saat pengiriman.
  • Aluminium foil: melindungi dari cahaya dan udara, sering dipakai untuk makanan yang mudah teroksidasi atau perlu masa simpan lebih lama.

Bandingkan kebutuhan produk Anda dengan karakteristik masing-masing material ini agar isi makanan tetap aman dan berkualitas sampai ke tangan konsumen.

Kesalahan Umum saat Memilih Kemasan Makanan

Banyak konsumen maupun pelaku usaha masih melakukan kesalahan berikut saat memilih atau membuat kemasan makanan:

  • Hanya melihat tampilan kemasan tanpa memeriksa bahan dan label keamanannya.
  • Mengabaikan tanda food grade pada kemasan plastik sehingga berisiko terkontaminasi zat berbahaya.
  • Menyimpan makanan dalam kemasan yang sudah rusak segelnya karena dianggap masih layak konsumsi.
  • Tidak memeriksa ulang tanggal kedaluwarsa saat membeli produk diskon dalam jumlah besar.

Perbedaan Izin PIRT dan BPOM MD pada Kemasan Makanan

Tidak semua makanan kemasan memakai jenis izin edar yang sama. Produk yang diproduksi oleh industri rumah tangga biasanya mencantumkan nomor PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga), yang diterbitkan oleh dinas kesehatan kabupaten atau kota setempat setelah pelaku usaha mengikuti penyuluhan keamanan pangan. Izin ini cocok untuk makanan kering atau olahan sederhana dengan risiko kerusakan rendah, seperti keripik, kue kering, atau bumbu bubuk.

Sementara itu, produk dengan risiko lebih tinggi, misalnya makanan dalam kaleng, minuman berbahan susu, atau makanan yang membutuhkan penyimpanan dingin, wajib memiliki izin edar MD dari BPOM karena melalui proses uji lebih ketat. Sebagai konsumen, mengenali kedua jenis nomor izin ini membantu Anda menilai sejauh mana standar keamanan produk yang dijamin oleh pemerintah, sekaligus menghindari produk tanpa izin edar sama sekali yang berisiko tidak melalui pengawasan apa pun.

Tips Menyimpan Makanan Kemasan agar Tetap Aman di Rumah

Membeli kemasan makanan yang aman saja tidak cukup jika cara penyimpanannya di rumah keliru. Simpan makanan kemasan di tempat kering dan sejuk, jauh dari sinar matahari langsung, karena suhu panas dapat mempercepat kerusakan kandungan gizi maupun memicu pertumbuhan bakteri pada kemasan yang sudah dibuka.

Untuk makanan yang sudah dibuka namun tidak habis sekaligus, pindahkan sisanya ke wadah tertutup rapat dan food grade, jangan biarkan makanan tetap berada dalam kemasan asli yang sudah terbuka dalam waktu lama. Perhatikan juga jarak penyimpanan antara makanan mentah dan makanan siap konsumsi di lemari es agar tidak terjadi kontaminasi silang. Kebiasaan menyimpan makanan dengan benar ini sama pentingnya dengan memilih kemasan yang berkualitas sejak awal, karena keduanya saling melengkapi dalam menjaga keamanan pangan keluarga Anda.

Cara Memastikan Kemasan Makanan Berkemasan Aman

Sebagai konsumen atau pelaku usaha, biasakan memeriksa kombinasi antara bahan kemasan, kondisi fisik, label BPOM dan halal, serta kandungan gizi sebelum memutuskan membeli atau memasarkan produk. Kebiasaan ini membantu Anda menghindari risiko kesehatan sekaligus menjaga kepercayaan konsumen.

Itulah beberapa tips memilih kemasan makanan yang aman dan berkualitas. Anda juga bisa membaca standar kemasan food grade untuk industri kuliner atau tips desain kemasan makanan untuk pertimbangan lebih lengkap.

Jika Anda kebingungan mencari kemasan yang sesuai dengan bisnis Anda, silakan pesan kemasan di Gudang Kemasanku.

Anda juga bisa menghubungi kami di WA: +6287702063388 atau datang langsung ke toko Gudang Kemasanku.