Banyak orang menilai sesuatu dari tampilan luarnya dulu, termasuk saat membeli produk. Sayangnya, pelaku usaha kecil menengah (UKM) di daerah masih jarang menyadari hal ini, sehingga produk mereka hanya dibungkus plastik bening tanpa nama atau label.
Padahal kemasan produk sangat menentukan pilihan konsumen. Rasa produk Anda mungkin lebih enak, tapi konsumen bisa saja memilih produk pesaing karena kemasannya terlihat lebih menarik dan terpercaya.
Itulah mengapa Anda perlu membuat desain kemasan oleh-oleh yang menarik, meski hanya bersaing di pasar lokal. Berikut hal-hal yang perlu Anda ketahui.
Tips Desain Kemasan Oleh-Oleh yang Menarik Pembeli
Utamakan Fungsi Kemasan untuk Melindungi Produk
Kemasan yang menarik tidak boleh mengorbankan fungsi utamanya, yaitu melindungi produk dari unsur luar. Sesuaikan material dan bentuk kemasan dengan kebutuhan produk Anda.
Misalnya, gunakan kemasan berbahan aluminium foil jika produk butuh perlindungan dari cahaya matahari. Jika tidak, Anda bisa memakai kemasan transparan dengan desain menarik agar produk lebih terlihat.
Perhatikan juga fungsi penyimpanan. Kemasan standing pouch berzipper misalnya, cocok untuk produk berat yang tidak habis dalam sekali konsumsi karena mudah dibuka-tutup kembali.
Lakukan Promosi Lewat Desain Kemasan
Desain kemasan yang baik mampu mengomunikasikan produk dengan jelas, misalnya nama produk, rasa, komposisi, berat, dan label penting lainnya. Informasi ini perlu disampaikan lewat desain yang kreatif agar produk Anda berbeda dari pesaing.
Buat nama merek dengan ukuran yang mudah dibaca dan pakai ilustrasi yang menarik. Hindari desain yang terlalu ramai dengan banyak informasi.
Pastikan elemen utama seperti logo dan foto produk cukup besar agar mudah dilihat. Elemen lain seperti info dan label bisa dibuat lebih kecil agar desain tetap nyaman dipandang dan fokusnya jelas.
Buat Kemasan yang Nyaman dan Bisa Didaur Ulang
Konsumen sekarang mencari produk yang praktis dan mudah dibawa ke mana pun, termasuk saat membeli oleh-oleh. Buat kemasan yang lebih tipis atau tidak terlalu besar agar lebih ringkas saat disimpan.
Kemasan berbahan mudah didaur ulang juga menjadi nilai tambah, mengingat makin banyak masyarakat yang peduli lingkungan.
Bermain dengan Warna
Warna kemasan punya efek psikologis yang memengaruhi persepsi dan perilaku konsumen. Pahami dulu makna warna sebelum mendesain kemasan produk Anda.
Misalnya, warna hijau identik dengan kesegaran dan kesehatan. Jika produk Anda punya kandungan sehat, padukan warna ini dengan biru atau kuning agar kesan segarnya makin kuat.
Riset Kemasan Pesaing dan Cari Referensi
Meriset kemasan pesaing bukan berarti menirunya, melainkan mengembangkan ide agar kemasan Anda lebih inovatif. Anda juga bisa mencari referensi desain kemasan menarik di internet.
Jika masih kesulitan menemukan ide, berikut beberapa contoh desain kemasan oleh-oleh yang bisa menginspirasi Anda.
# Kemasan Cokelat
Cokelat oleh-oleh asal Yogyakarta ini memakai kemasan berbahan kertas daur ulang bersertifikat FSC. Desainnya terlihat sudah berstandar internasional.
Ilustrasi wayang pada kemasannya menggambarkan asal produk, yaitu budaya asli Yogyakarta. Kemasan cokelat Monggo ini sangat menjual dan berpotensi bersaing di pasar yang lebih luas.
# Kemasan untuk Oleh-Oleh Telur Asin
Ide kemasan ini cocok untuk produk telur asin karena mudah disimpan dan menjaga telur agar tidak pecah. Kebanyakan pelaku usaha masih memakai keranjang anyaman tanpa sekat pemisah, sehingga telur mudah pecah karena saling berbenturan saat perjalanan.
Dengan kemasan yang punya sekat, telur akan tetap aman sampai di tangan konsumen.
# Kemasan untuk Bandeng Presto
Semarang identik dengan oleh-oleh bandeng presto. Sayangnya, sebagian besar penjual masih memakai kemasan standar, yaitu plastik vakum yang dimasukkan ke dalam kardus.
Berikut beberapa ide kemasan yang lebih menarik untuk bandeng presto.
# Kemasan Ikan Vacuum Bag
Kemasan ini memakai plastik vakum dengan gambar ikan di bagian depan. Tambahkan kertas karton cokelat bertuliskan nama dan tagline produk agar kemasan lebih cantik.
# Kemasan untuk Ikan
Konsep kemasan ini lebih sederhana, hanya berisi informasi produk dengan desain ringkas. Bentuknya yang praktis memudahkan pembeli membawa dan menyimpannya.
# Kemasan Biskuit dan Kue
Biskuit dan kue oleh-oleh khas daerah, seperti Bolu Amanda dari Bandung, kini bisa ditemukan di berbagai kota, termasuk Jakarta. Kemasan yang menarik menjadi salah satu faktor yang membuat produk ini dikenal luas, selain rasanya yang enak.
# Kemasan Almond Crispy Cheese Wisata Rasa
Kemasan oleh-oleh tidak selalu memakai warna gelap seperti hitam, merah, atau cokelat. Wisata Rasa, produsen oleh-oleh asal Surabaya, memakai warna cerah yang disesuaikan dengan rasa produk almond crispy cheese mereka.
Kemasan hijau untuk rasa green tea, biru untuk rasa original, dan cokelat untuk rasa cokelat.
# Kemasan untuk Kacang-Kacangan
Kacang mudah diolah menjadi camilan khas daerah, seperti kacang disko khas Bali, kacang almond, atau kacang polong. Berikut beberapa ide kemasan kacang yang bisa menjadi inspirasi Anda.
# Kemasan Kacang De Lekker
Produk ini memakai tiga jenis kemasan sesuai berat produknya. Kemasan 900 gram dilengkapi handle di bagian atas agar mudah dijinjing, sementara kemasan 75 gram dan 300 gram memakai plastik agar konsumen bisa langsung mengonsumsinya.
# Kemasan Kacang Kombinasi Standing Pouch Zipper
Kemasan standing pouch zipper kombinasi ini memperlihatkan produk di dalamnya secara langsung. Desainnya yang simpel dengan paduan warna emas justru membuat kemasan ini terkesan mewah, bukan murahan.
# Kemasan Kacang Toples
Toples juga bisa jadi alternatif kemasan kacang karena lebih awet dan bisa dipakai kembali oleh konsumen.
# Kemasan Oleh-Oleh Keripik
Keripik adalah oleh-oleh yang mudah ditemukan di berbagai daerah, dan kemasannya kini makin beragam. Maichi, keripik singkong pedas asal Bandung, misalnya, tidak lagi memakai plastik transparan biasa yang direkatkan dengan pemanas lilin.
Mereka menambahkan warna kemasan, ilustrasi gambar, dan elemen pendukung lain. Berikut beberapa ide kemasan keripik yang bisa menginspirasi Anda.
# Desain Kemasan Keripik Salak
Keripik salak ini dikemas dengan kertas bergambar maskot di bagian depan kemasan.
# Kemasan Keripik Plastik Pouch
Selain kertas, Anda tetap bisa memakai kemasan plastik dengan desain lebih berwarna dan informasi produk yang lengkap.
# Kemasan Keripik Paper Cover
Anda juga bisa menggabungkan kemasan plastik dengan paper cover. Kertas dipakai sebagai cover kemasan, sementara plastik membungkus produk di dalamnya, sehingga kemasan terlihat lebih rapi dan meyakinkan.
Itulah beberapa tips desain kemasan oleh-oleh yang menarik pembeli. Jika Anda kebingungan mencari kemasan yang sesuai dengan bisnis Anda, silakan pesan kemasan di Gudang Kemasanku.
Anda juga bisa menghubungi kami di WA: +6287702063388 atau datang langsung ke toko Gudang Kemasanku.