
Ingin tahu cara merancang label kemasan yang keren agar produk Anda makin menarik di mata pembeli? Label yang bagus bisa meningkatkan daya tarik produk sekaligus mendongkrak penjualan.
Berikut beberapa tips merancang label kemasan yang bisa Anda terapkan.
Cara Merancang Label Kemasan yang Keren
# Gaya Origami, Bukan Hanya untuk yang Berani
Desain kemasan bergaya origami bisa mengubah kemasan biasa menjadi karya seni. Banyak desain origami sebenarnya sederhana karena mengikuti template yang sudah dirancang dengan matang.
Sekarang, template kemasan kreatif mudah ditemukan di berbagai situs desain, sehingga desain yang terlihat rumit ini jadi lebih mudah dijangkau.
Jika ingin mencoba desain origami sendiri, cobalah membuat mock-up kasar di atas kertas sebelum mengerjakannya di komputer. Cara ini membantu Anda membayangkan bagaimana desain 2D akan berubah jadi bentuk 3D.
Perlu diingat, gaya origami tidak selalu praktis untuk ditumpuk, sehingga lebih cocok dipakai untuk kemasan display.
# Sederhanakan Kemasan dengan Label yang Mudah Dibuat
Selain gaya origami yang rumit, ada pilihan label sederhana yang mudah diproduksi. Label bisa ditempel langsung ke botol atau dibungkus longgar pada kemasan.
Label sederhana tidak butuh lipatan rumit dan biayanya lebih murah, cocok untuk Anda yang punya anggaran terbatas. Meski simpel, label yang dirancang dengan baik tetap bisa memberi kesan premium pada kemasan.
Label jadi pilihan tepat untuk toko kecil dan usaha rumahan yang ingin tampil bermerek dengan cepat dan hemat biaya. Label juga mudah diedit dan diubah ukurannya sesuai kebutuhan produk.
# Biarkan Tipografi Menjual Produk Anda
Tipografi adalah elemen penting dalam desain kemasan. Pilihan huruf serif klasik memberi kesan mewah, sementara sans serif memberi kesan modern dan trendi.
Kemasan botol anggur dan bir sering jadi contoh bagus soal kekuatan tipografi. Label sampanye biasanya memakai huruf serif tradisional untuk kesan mewah, sedangkan botol bir sering memakai huruf sans serif atau bergaya santai.
Saat merancang kemasan, coba eksperimen dengan beberapa gaya huruf, lalu tanyakan pendapat teman atau keluarga tentang gaya mana yang paling menarik bagi target pasar Anda.
# Gunakan Palet Warna Alami
Kemasan dengan warna mencolok mulai kurang relevan di pasar saat ini. Warna-warna terinspirasi alam terasa lebih tenang dan sesuai tren produk yang lebih ramah lingkungan.
Anda bisa memakai warna terang untuk kesan bersih, atau warna cokelat alami dan kertas daur ulang untuk kesan natural. Sentuhan warna alami tetap bisa diterapkan meski produk Anda belum 100% organik.
# Kombinasikan Fotografi dengan Gaya Minimal
Tren desain kemasan terus berubah, tapi grafis sederhana dan foto minimalis tetap jadi favorit saat ini. Fotografi jarang dipakai pada kemasan, tapi tetap bisa terlihat modern jika dirancang dengan tepat.
Gunakan foto hitam-putih dengan tipografi berwarna agar tampilan lebih eye-catching. Anda juga bisa memakai warna solid sebagai latar belakang teks putih agar desain terlihat lebih modern.
# Cantumkan Informasi Wajib pada Label
Selain estetika, label kemasan produk makanan dan minuman di Indonesia wajib mencantumkan informasi tertentu, seperti nama produk, komposisi, berat/volume bersih, tanggal kedaluwarsa, dan nomor izin edar (PIRT atau BPOM) jika sudah dimiliki.
Banyak pelaku usaha kecil terlalu fokus pada tampilan hingga lupa mencantumkan informasi ini, padahal label yang tidak lengkap bisa membuat konsumen ragu membeli, apalagi jika produk akan dijual di minimarket atau toko oleh-oleh.
# Sesuaikan Bahan Label dengan Jenis Kemasan
Pemilihan bahan label juga tidak kalah penting. Label kertas cocok untuk kemasan yang disimpan di tempat kering, sedangkan label vinyl atau waterproof lebih tahan lama untuk botol minuman yang sering terkena air, embun, atau disimpan di kulkas.
Untuk kemasan yang dipajang di rak toko dalam waktu lama, pilih label dengan tinta tahan luntur agar warna dan tulisan tetap terbaca meski terkena sinar matahari langsung.
# Pertimbangkan Ukuran Label Sesuai Bentuk Botol
Ukuran label yang terlalu besar untuk botol kecil membuat tampilan terkesan penuh dan sulit dibaca, sementara label yang terlalu kecil untuk botol besar membuat kemasan terlihat kosong dan kurang meyakinkan. Sesuaikan proporsi label dengan luas permukaan botol agar tampilan tetap seimbang dan enak dipandang.
# Uji Ketahanan Label Sebelum Produksi Massal
Sebelum mencetak label dalam jumlah besar, lakukan uji coba ketahanan pada kondisi nyata, misalnya rendam sebentar dalam air jika kemasan akan disimpan di kulkas, atau jemur di bawah sinar matahari untuk melihat apakah warna label cepat pudar.
Uji coba sederhana ini bisa menghemat biaya cetak ulang yang jauh lebih besar dibanding biaya sampel awal, sekaligus menghindari komplain pelanggan akibat label rusak atau tulisan tidak terbaca setelah produk sampai di tangan mereka.
# Hindari Kesalahan Umum dalam Desain Label
Beberapa kesalahan yang sering terjadi antara lain ukuran huruf terlalu kecil sehingga sulit dibaca, terlalu banyak elemen desain hingga terkesan ramai, dan warna label yang kurang kontras dengan warna produk atau kemasan. Sebelum mencetak dalam jumlah besar, coba tempel label pada satu sampel botol dan lihat hasilnya dari jarak rak toko untuk memastikan label tetap menarik dan mudah terbaca.
Itulah beberapa tips merancang label kemasan yang keren untuk produk Anda. Jika Anda ingin memulai usaha yang membutuhkan kemasan namun masih bingung mencari tempat yang tepat, Gudang Kemasanku siap menjadi solusinya. Silakan pesan kemasan di Gudang Kemasanku sesuai kebutuhan bisnis Anda. Jika kemasan yang Anda cari belum tersedia atau tidak sesuai kriteria, Anda bisa menghubungi kami di WA: +6287702063388 atau datang langsung ke toko Gudang Kemasanku.