Kemasan Farmasi & Kesehatan

Tips Memilih Hand Sanitizer yang Aman dan Efektif Digunakan

01 Apr 2020 Oleh Heni Nurhayati
Daftar Isi 8 bagian
  1. 01 Pilih Kadar Alkohol dan Bentuk Botol yang Tepat
  2. 02 Teliti Kandungan Bahan Kimia
  3. 03 Kapan Sebaiknya Menggunakan Hand Sanitizer vs Cuci Tangan
  4. 04 Ciri Kemasan Hand Sanitizer yang Baik
  5. 05 Kesalahan Umum Saat Memilih Kemasan Hand Sanitizer
  6. 06 Cara Menyimpan Hand Sanitizer agar Tetap Efektif
  7. 07 Regulasi dan Label yang Perlu Ada pada Kemasan Hand Sanitizer
  8. 08 Perbedaan Botol Pump, Flip Top, dan Spray untuk Hand Sanitizer

Di tengah upaya mencegah penyebaran virus Covid-19, hand sanitizer menjadi barang yang banyak dicari orang. Saat air bersih dan sabun tidak tersedia, cairan ini bisa membersihkan tangan dari kuman. Sejumlah ahli kesehatan bahkan menyebut tangan sebagai media penularan infeksi yang paling sering.

Kuman dan bakteri ada di banyak tempat, seperti gagang pintu, sandaran kursi di halte, hingga perkakas dapur. Wujudnya memang tidak terlihat, tapi kontak dengan benda-benda yang kurang higienis ini bisa menimbulkan masalah kesehatan.

botol hand sanitizer berbahan aman

Karena itu, memilih hand sanitizer yang ampuh membunuh kuman sangat penting. Menurut Medical Daily, sebagian tenaga medis sepakat bahwa hand sanitizer yang baik harus mengandung alkohol, misalnya alkohol isopropil atau etil alkohol. Akan lebih baik lagi jika produknya terbuat dari bahan organik atau non-transgenik.

Pilih Kadar Alkohol dan Bentuk Botol yang Tepat

Hand sanitizer dengan kandungan alkohol 60% atau lebih terbukti mampu mengurangi dan membunuh bakteri serta virus. Kadar alkohol yang paling efektif ada di angka 70%.

Untuk kemasan botolnya, pilih bentuk pump atau flip top karena lebih efisien dibanding botol spray.

Lalu bagaimana jika kulit Anda sensitif terhadap alkohol? Alih-alih membunuh kuman, tangan malah bisa iritasi karena beberapa jenis kulit justru semakin kering saat memakai hand sanitizer. Agar terhindar dari masalah ini, pilih cairan pembersih tangan yang mengandung pelembab atau moisturizer.

Teliti Kandungan Bahan Kimia

Hal lain yang tak kalah penting adalah memeriksa komposisi bahan kimia pada hand sanitizer sebelum membelinya. Informasi ini biasanya tertera di label botol kemasan, meski kadang agak tersembunyi sehingga banyak konsumen yang terkecoh.

label kandungan bahan kimia hand sanitizer

Salah satu bahan kimia yang perlu diwaspadai adalah phthalates. Bahan ini bisa memicu gangguan endokrin dan menurunkan jumlah sperma jika digunakan dalam jangka panjang. Ada juga triclosan, bahan yang efek sampingnya masih diteliti FDA. Keduanya merupakan pengganggu hormon yang berkaitan dengan resistensi antibiotik.

Banyak ahli menyebut mencuci tangan dengan air bersih dan sabun sebagai cara paling efektif membunuh kuman. Namun, saat akses air terbatas, misalnya dalam perjalanan, hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60% bisa jadi solusi. Pilih juga botol berbentuk pump atau flip top agar lebih aman dan tidak mudah tumpah saat dibawa bepergian.

Kapan Sebaiknya Menggunakan Hand Sanitizer vs Cuci Tangan

Hand sanitizer paling efektif dipakai sebagai solusi sementara saat air dan sabun tidak tersedia, misalnya di perjalanan atau ruang publik. Namun, mencuci tangan dengan air mengalir tetap jadi cara terbaik untuk membersihkan kotoran yang terlihat.

Gunakan hand sanitizer secukupnya, oleskan ke seluruh permukaan tangan termasuk sela-sela jari, dan biarkan mengering sendiri tanpa dilap agar kandungan alkoholnya bekerja optimal membunuh kuman.

Ciri Kemasan Hand Sanitizer yang Baik

  • Botol terbuat dari bahan food grade atau medical grade yang tidak bereaksi dengan alkohol di dalamnya.
  • Tutup rapat dan tidak mudah bocor, terutama untuk botol hand sanitizer untuk kebutuhan rumah sakit yang dipakai berulang kali sepanjang hari.
  • Ukuran sesuai kebutuhan, misalnya botol kecil untuk dibawa bepergian atau botol besar untuk isi ulang di kantor.
  • Label mencantumkan kadar alkohol dan tanggal produksi dengan jelas dan mudah dibaca.

Kesalahan Umum Saat Memilih Kemasan Hand Sanitizer

  • Memilih botol dengan bahan yang mudah bereaksi terhadap alkohol, sehingga cairan berubah warna atau bau seiring waktu.
  • Tidak memperhatikan mekanisme pompa, padahal pompa yang macet membuat cairan boros atau sulit dikeluarkan.
  • Mengabaikan segel keamanan pada tutup botol, yang penting untuk mencegah penguapan alkohol saat disimpan lama.

Cara Menyimpan Hand Sanitizer agar Tetap Efektif

Simpan hand sanitizer di tempat sejuk dan hindari paparan sinar matahari langsung, karena panas berlebih bisa membuat kandungan alkoholnya menguap dan menurunkan efektivitasnya.

Pastikan juga tutup botol selalu rapat setelah digunakan. Botol yang sering dibiarkan terbuka membuat alkohol menguap lebih cepat sehingga kadarnya berkurang sebelum cairan habis terpakai.

Regulasi dan Label yang Perlu Ada pada Kemasan Hand Sanitizer

Produk hand sanitizer yang diproduksi dan dijual secara komersial di Indonesia sebaiknya memiliki izin edar dari BPOM, karena tergolong produk yang bersentuhan langsung dengan kulit dan memengaruhi kesehatan penggunanya. Label kemasan idealnya mencantumkan kadar alkohol, komposisi bahan aktif, tanggal produksi, tanggal kedaluwarsa, serta peringatan penggunaan seperti menjauhkan dari api dan sumber panas karena sifatnya yang mudah terbakar.

Perbedaan Botol Pump, Flip Top, dan Spray untuk Hand Sanitizer

Botol pump paling banyak dipilih karena mengeluarkan takaran cairan yang lebih konsisten setiap kali ditekan, cocok untuk penggunaan di kantor atau fasilitas umum. Botol flip top lebih praktis untuk dibawa bepergian karena bisa dibuka-tutup dengan satu tangan. Sementara botol spray kurang disarankan untuk hand sanitizer beralkohol tinggi karena kabut semprotan berisiko terhirup dan cairan lebih boros saat digunakan.

Tips Memilih Ukuran Botol Sesuai Kebutuhan Bisnis

Jika Anda memproduksi hand sanitizer untuk dijual eceran, ukuran 30-60 ml lebih diminati karena mudah dibawa di tas atau kantong. Untuk kebutuhan isi ulang di kantor, fasilitas kesehatan, atau tempat usaha, pilih botol berukuran 500 ml hingga 1 liter yang dilengkapi pompa tahan pakai berulang agar lebih hemat dan efisien dalam jangka panjang.

Butuh kemasan yang pas untuk cairan hand sanitizer Anda? Kunjungi gudangkemasan.com untuk menemukan berbagai kemasan botol hand sanitizer dengan aneka bentuk dan ukuran, termasuk botol hand sanitizer 500 ml atau model botol sanitizer terlengkap lainnya. Sebagai gudang kemasan terlengkap se-Bali dan Nusa Tenggara, setiap produk kami dibuat dari bahan-bahan pilihan berkualitas. Yuk, pesan kemasan botol sanitizer Anda sekarang juga!