Kemasan Kopi & Minuman Kekinian

Contoh Desain Karung Plastik Beras Kekinian untuk UMKM

22 Agu 2022 Oleh Dina Lusy
Daftar Isi 3 bagian
  1. 01 Peluang usaha jualan beras
  2. 02 Tips memulai usaha jualan beras
  3. 03 Contoh desain karung plastik beras untuk UMKM

Beras menjadi salah satu kebutuhan pokok kita sehari-hari. Permintaan yang tinggi ini membuat kebutuhan karung plastik beras untuk kemasan juga terus meningkat.

Kebiasaan makan nasi setiap hari membuat tingkat penjualan beras di Indonesia jauh lebih tinggi dibanding beberapa negara tetangga.

Karena itu, bisnis beras menjadi peluang yang sangat besar dan menjanjikan. Target pasarnya pun sudah jelas, mulai dari pasar tradisional, warung kelontong, hingga mini market.

Kini banyak penjual yang mengemas berasnya dalam berbagai ukuran kemasan. Permintaan pasar yang terus meningkat membuat bisnis beras menjadi peluang yang menjanjikan.

Berikut beberapa pertimbangan mengapa bisnis jualan beras bisa menjadi peluang bisnis yang bagus.

Peluang usaha jualan beras

peluang usaha jualan beras

Indonesia adalah negara agraris. Sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani, dan beras menjadi salah satu produk pertanian terbesar di negeri ini.

Nasi adalah makanan pokok, sehingga hampir setiap orang membutuhkannya setiap hari.

Kondisi ini membuat peluang bisnis beras tidak akan pernah mati karena dibutuhkan banyak orang. Namun, persaingannya juga cukup ketat.

Usaha jual beras umumnya tidak terlalu terpengaruh oleh naik turunnya harga. Sebab, semakin bertambah jumlah penduduk, permintaan beras pun ikut meningkat.

Tingginya permintaan beras membuat banyak orang tertarik mencoba bisnis ini. Anda bahkan bisa memulainya dari rumah.

Jika usaha mulai berkembang, Anda bisa memasok beras ke lokasi strategis seperti toko sembako, kios kelontong, atau supermarket.

Tips memulai usaha jualan beras

Tips memulai usaha jualan beras

Sebelum memulai bisnis jualan beras, perhatikan dulu beberapa tips berikut agar usaha Anda berjalan lancar.

Mencari supplier yang terpercaya

Langkah pertama dan terpenting adalah mendapatkan pemasok beras yang berkualitas dan terpercaya. Cari pemasok yang bertanggung jawab dan bisa memasok beras secara konsisten ke toko Anda.

Dengan pemasok yang tepat, bisnis jual beras Anda akan berjalan lebih lancar.

Ketahui seluk beluk usaha sembako

Banyak orang menganggap usaha sembako hanya sekadar menjual kebutuhan pokok seperti beras, telur, dan minyak. Padahal, ada banyak seluk-beluk yang perlu Anda pahami, termasuk cara menentukan harga pangan yang ideal.

Jika modal Anda masih terbatas, Anda bisa bekerja sama dengan agen atau distributor terpercaya. Dengan begitu, bisnis Anda bisa berkembang lebih besar seiring waktu.

Menjaga stok dan mempersiapkan kemasan

Selain memilih pemasok yang tepat, pastikan stok beras di toko Anda selalu tersedia agar pelanggan tidak kecewa. Kehabisan stok bisa membuat pelanggan berpindah ke toko lain.

Siapkan juga kemasan beras yang rapi dan menarik. Kemasan karung plastik beras yang baik membuat produk terlihat lebih profesional dan mudah dibawa pelanggan.

Contoh desain karung plastik beras untuk UMKM

Kemasan adalah salah satu elemen terpenting dalam sebuah produk. Berikut beberapa contoh desain karung plastik beras yang bisa Anda jadikan referensi saat mengemas beras.

Itulah beberapa contoh desain karung plastik beras untuk UMKM dan usaha Anda. Banyak pengusaha beras merasa repot saat harus mengurus kemasannya sendiri.

Anda bisa mempercayakan urusan ini kepada tim Gudang Kemasanku. Kami siap membantu membuatkan desain kemasan karung beras plastik sesuai kebutuhan Anda.

Jenis Bahan Karung Plastik Beras yang Umum Dipakai

Karung plastik beras umumnya menggunakan bahan woven polypropylene, yaitu anyaman plastik yang kuat menahan beban berat namun tetap ringan dan fleksibel. Untuk tampilan yang lebih menarik dan tahan terhadap kelembapan, banyak produsen beras kemasan menambahkan laminasi pada bagian luar karung sehingga desain cetak terlihat lebih tajam dan warnanya tidak mudah pudar.

Pemilihan ketebalan karung juga penting disesuaikan dengan berat beras yang dikemas. Kemasan beras ukuran kecil seperti 1-5 kg biasanya memakai bahan yang lebih tipis karena bebannya ringan, sementara kemasan 25 kg ke atas membutuhkan anyaman yang lebih rapat dan tebal agar tidak mudah sobek saat proses pengangkutan.

Ukuran Kemasan Beras yang Populer di Pasaran

Untuk target konsumen rumah tangga, ukuran 1 kg, 2 kg, dan 5 kg menjadi pilihan paling laku karena praktis dan sesuai kebutuhan konsumsi harian. Sementara untuk pasar warung dan usaha kuliner, ukuran 10 kg hingga 25 kg lebih diminati karena lebih ekonomis dari segi harga per kilogram.

Tips Menjaga Kualitas Beras dalam Kemasan

Selain desain yang menarik, pastikan kemasan karung plastik yang dipakai benar-benar kedap dari kelembapan dan hama seperti kutu beras. Simpan beras yang sudah dikemas di tempat kering dan sejuk, jauh dari sinar matahari langsung, agar kualitas dan daya tahan beras tetap terjaga hingga sampai ke tangan konsumen.

Pertimbangan Biaya Cetak Karung Plastik Custom

Mencetak desain custom pada karung plastik beras umumnya membutuhkan jumlah pesanan minimum tertentu agar biaya cetak per unit lebih ekonomis. Bagi UMKM yang baru merintis usaha beras kemasan, memesan dalam jumlah bertahap sesuai proyeksi penjualan bisa membantu mengelola arus kas tanpa harus menanggung stok kemasan berlebih yang belum terpakai.

Menentukan Supplier Karung Plastik yang Tepat

Pilih supplier karung plastik yang bisa menjamin konsistensi kualitas bahan dan hasil cetak dari waktu ke waktu, terutama jika Anda melakukan pemesanan berkala. Perbedaan kualitas anyaman atau warna cetak antar batch pemesanan bisa membuat tampilan produk Anda terlihat tidak konsisten di mata pelanggan setia yang sudah mengenal kemasan beras Anda sebelumnya.

Manfaatkan Musim Panen untuk Strategi Stok Kemasan

Permintaan kemasan karung plastik beras biasanya meningkat menjelang musim panen raya, saat pasokan beras dari petani melimpah dan aktivitas pengemasan ulang meningkat. Rencanakan stok kemasan Anda menjelang periode ini agar tidak kehabisan karung saat volume produksi sedang tinggi, sekaligus memanfaatkan momentum untuk mendapatkan harga kemasan yang lebih kompetitif dari supplier langganan.