Panduan Umum Kemasan

Fungsi Kemasan Produk yang Penting dalam Dunia Pemasaran

16 Apr 2019 Oleh Bali Web Design

Apa yang pertama kali Anda lihat saat hendak membeli produk di toko? Ya, kemasan adalah hal pertama yang dilihat dan menjadi pertimbangan sebelum membeli.

Di pasar swalayan, orang biasanya melihat-lihat kemasan terlebih dahulu sambil melintasi lorong di antara rak-rak yang penuh berbagai produk.

Pada dasarnya, kemasan dirancang untuk menyimpan dan melindungi produk dari kerusakan dalam berbagai bentuk dan ukuran. Namun, fungsi kemasan produk dalam dunia pemasaran lebih dari sekadar pembungkus.

Kemasan produk atau packaging juga berfungsi sebagai media pemasaran dan branding yang sengaja dirancang untuk membangun brand image di benak konsumen.

Kemasan yang dirancang dengan desain bagus dan konsep matang akan menimbulkan persepsi bahwa produk yang ditawarkan berkualitas baik. Karena itu, pemilik brand biasanya melibatkan desainer produk maupun desainer grafis profesional untuk merancang kemasan yang fungsional sekaligus estetis.

Bagi konsumen, kemasan membantu mereka mengenali lebih dalam tentang produk yang ditawarkan lewat informasi yang tercantum di kemasan, seperti komposisi produk, tanggal kadaluwarsa, cara pemakaian, hingga nomor customer service.

Fungsi-Fungsi Kemasan Produk (Packaging)

Fungsi Proteksi

Apa jadinya jika produk tidak dikemas dengan baik? Produk tersebut akan cepat rusak dan tidak bisa dipakai secara maksimal. Kerusakan barang adalah hal yang sangat dihindari pembeli karena mereka tidak mau menanggung rugi.

Pada produk obat dan makanan, kemasan mampu melindungi produk dari paparan kuman atau bakteri yang membahayakan konsumen.

Dengan pengemasan yang baik, produk terlindungi dari sinar ultraviolet, kelembapan udara, dan benturan keras, sehingga bisa bertahan lebih lama.

Pada produk elektronik maupun barang yang rentan, kemasan bagian luar biasanya memakai bahan yang relatif tebal, ditambah busa atau styrofoam di bagian dalam untuk mengantisipasi guncangan.

Lewat perencanaan yang matang, kemasan bisa mempertahankan keawetan barang dalam jangka waktu yang relatif lama.

Fungsi Informasi

Jika Anda perhatikan, kemasan produk memuat berbagai informasi terkait produk yang dijual. Jenis informasi yang dimuat bervariasi tergantung kategori produk.

Sayangnya, pembeli yang kurang jeli sering mengabaikan informasi pada kemasan karena biasanya ditampilkan dengan ukuran huruf kecil. Padahal, membaca informasi pada kemasan sangat dianjurkan karena memuat hal-hal penting.

Misalnya, pada produk makanan, kemasan harus memuat tanggal kadaluwarsa, sertifikasi halal, maupun tanda lulus uji dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Kemasan juga perlu mencantumkan bahan atau komposisi yang digunakan.

Contoh lain, produk sampo biasanya menampilkan kandungan nutrisi yang berkhasiat untuk menyehatkan dan merawat rambut.

Informasi lain yang tak kalah penting yaitu cara pemakaian produk, indikasi maupun kontraindikasi, serta hal-hal yang harus atau tidak boleh dilakukan konsumen.

Dengan informasi yang tepat dan akurat, konsumen bisa menggunakan produk dengan baik dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Fungsi Ergonomi

Mendesain kemasan tidak bisa dilakukan asal-asalan. Salah satu hal yang perlu dipertimbangkan saat mengembangkan desain kemasan adalah faktor ergonomi.

Kemasan yang baik memiliki beberapa ciri, salah satunya nyaman saat digunakan. Artinya, kemasan memudahkan pengguna saat memakai produk. Selain itu, kemasan yang baik juga mudah dibawa atau dipegang.

Kemasan yang sangat memperhatikan faktor ergonomi umumnya berupa kemasan botol maupun plastik. Produk cair dikemas dalam botol agar pengguna lebih mudah memakainya.

Antara produk dan kemasan menjadi bagian yang tak terpisahkan, misalnya produk sampo atau parfum yang mengharuskan penggunanya memegang kemasan saat memakai produk tersebut.

Itulah beberapa fungsi kemasan produk yang penting dalam dunia pemasaran, mulai dari melindungi produk, memberi informasi, hingga memberi kenyamanan bagi konsumen saat menggunakan produk Anda.

Fungsi Promosi

Kemasan produk juga berfungsi sebagai media promosi yang bekerja secara pasif, bahkan tanpa iklan tambahan. Saat dipajang di rak toko atau etalase, kemasan yang menarik secara otomatis menarik perhatian calon pembeli di antara deretan produk kompetitor.

Fungsi promosi ini semakin terasa penting di era media sosial, di mana konsumen sering memotret dan membagikan kemasan produk yang unik atau estetik, sehingga kemasan turut berperan sebagai alat pemasaran gratis dari mulut ke mulut secara digital.

Banyak brand kini sengaja merancang kemasan yang “Instagramable” agar konsumen terdorong membagikannya di media sosial, sehingga kemasan bekerja ganda sebagai pelindung produk sekaligus alat promosi berkelanjutan.

Fungsi Kepraktisan (Practicality)

Selain melindungi dan mempromosikan produk, kemasan juga harus memudahkan konsumen dalam proses penyimpanan, pembukaan, dan penggunaan sehari-hari. Kemasan yang praktis membuat konsumen merasa nyaman dan cenderung membeli ulang produk yang sama.

Contoh sederhana adalah kemasan dengan tutup yang mudah dibuka-tutup, ukuran yang pas untuk disimpan di lemari es atau tas, serta desain yang tidak mudah tumpah saat dibawa bepergian. Kepraktisan ini sering menjadi pembeda kecil namun berdampak besar terhadap loyalitas pelanggan.

Produk dengan fungsi serupa namun kemasan lebih praktis biasanya lebih diminati konsumen, meski harganya sedikit lebih mahal, karena pengalaman penggunaan yang lebih menyenangkan secara keseluruhan.

Fungsi Identifikasi

Kemasan juga membantu konsumen mengidentifikasi produk dengan cepat di antara ratusan produk sejenis di rak toko. Warna, bentuk, dan elemen visual yang konsisten memudahkan konsumen menemukan kembali produk yang pernah mereka beli sebelumnya, bahkan tanpa perlu membaca nama mereknya secara detail.

Fungsi identifikasi ini semakin penting bagi bisnis dengan banyak varian produk. Kemasan yang dirancang dengan sistem warna atau kode visual berbeda untuk tiap varian membantu konsumen maupun staf toko membedakan produk dengan cepat, sekaligus mengurangi risiko kesalahan saat proses checkout atau restock barang di rak.

Fungsi Diferensiasi Produk

Di tengah persaingan pasar yang ketat, kemasan juga berfungsi membedakan satu produk dari produk sejenis lainnya, bahkan ketika kandungan atau manfaatnya mirip. Kemasan yang dirancang khas membantu konsumen mengasosiasikan kualitas tertentu dengan brand Anda, sehingga sulit ditiru sepenuhnya oleh kompetitor meski mereka menjual produk dengan fungsi serupa.