Artikel

Mengenal Jenis Kode Plastik pada Kemasan Botol Anda

23 Apr 2020 Oleh Heni Nurhayati
Daftar Isi 7 bagian
  1. 01 1. PETE/PET (Polyethylene Terephthalate)
  2. 02 2. HDPE (High Density Polyethylene)
  3. 03 3. PVC (Polyvinyl Chloride)
  4. 04 4. LDPE (Low Density Polyethylene)
  5. 05 5. PP (Polypropylene)
  6. 06 6. PS (Polystyrene)
  7. 07 7. OTHER

jenis kode plastik kemasan botol

Industri kemasan botol plastik terus berkembang pesat. Tapi, amankah bahan plastik ini untuk digunakan sehari-hari? Dengan mengenal jenis plastik kemasan botol, kita bisa lebih bijak memilih sekaligus ikut menjaga lingkungan.

Setiap botol plastik, termasuk botol hand sanitizer, umumnya punya kode daur ulang di bagian bawahnya. Kode ini penting diketahui karena berkaitan dengan bahan baku botol dan dampaknya terhadap kesehatan maupun lingkungan. Berikut penjelasan lengkap setiap kodenya.

1. PETE/PET (Polyethylene Terephthalate)

Kode ini ditandai logo segitiga daur ulang dengan angka 1 di tengahnya, disertai tulisan PET atau PETE. Jenis plastik ini biasa dipakai untuk botol minuman, air mineral, jus, minyak goreng, kecap, dan hampir semua kemasan produk minuman.

kode plastik PET pada botol kemasan

2. HDPE (High Density Polyethylene)

Kode HDPE ditandai logo segitiga dengan angka 2. Bahan ini lebih keras, kuat, buram, dan tahan suhu tinggi. Biasanya dipakai untuk botol kosmetik, obat, susu, galon air minum, tupperware, kursi lipat, hingga jerigen pelumas.

3. PVC (Polyvinyl Chloride)

Kode ini biasanya berwarna merah dengan angka 3 dan tulisan V. PVC termasuk jenis plastik yang paling sulit didaur ulang. Bahan ini sering dipakai untuk plastik pembungkus, mainan, selang air, pipa bangunan, botol kecap, taplak meja plastik, dan botol sambal.

PVC mengandung DEHA yang cukup berbahaya bagi kesehatan. Karena itu, kemasan berbahan PVC sebaiknya tidak dipakai untuk produk makanan atau minuman.

kode plastik PVC pada kemasan

4. LDPE (Low Density Polyethylene)

Kode ini ditandai angka 4 di dalam logo segitiga daur ulang. LDPE merupakan plastik thermoplastic berbahan minyak bumi yang banyak dipakai untuk tutup plastik, tas kresek, dan plastik tipis lainnya.

5. PP (Polypropylene)

Kode ini ditandai angka 5 dengan tulisan PP. Botol berbahan PP biasanya transparan namun tidak jernih atau sedikit berawan. Bahan ini termasuk pilihan terbaik untuk kemasan makanan dan minuman, seperti cup plastik, tutup botol, botol sanitizer, botol minum, mainan anak, hingga botol minum bayi.

6. PS (Polystyrene)

kode plastik PS pada kemasan

Kode ini ditandai angka 6 dengan tulisan PS. Bahan ini biasa dipakai untuk styrofoam, gelas minum, serta sendok dan garpu sekali pakai. Polystyrene bisa melepaskan zat styrene yang mengontaminasi makanan saat bersentuhan langsung dengannya.

Karena itu, sebaiknya hindari bahan ini. Styrene berpotensi membahayakan kesehatan otak dan mengganggu hormon, terutama pada wanita, hingga berisiko memicu masalah reproduksi dan sistem saraf.

7. OTHER

Kode ini ditandai angka 7 dengan tulisan OTHER, mencakup sekitar empat jenis plastik: ABS (acrylonitrile butadiene styrene), SAN (styrene acrylonitrile), PC (polycarbonate), dan Nylon. ABS dan SAN punya resistensi tinggi terhadap reaksi kimia, suhu, dan benturan, sehingga cukup baik dipakai untuk kemasan makanan dan minuman.

Itulah beberapa jenis bahan plastik yang sering dipakai untuk kemasan, mulai dari botol hand sanitizer hingga produk makanan dan minuman. Dengan mengenali kode-kode ini, kita bisa lebih bijak memilih kemasan yang tepat sekaligus aman saat didaur ulang.

Bingung mencari botol sanitizer berkualitas? Kunjungi gudangkemasan.com, penyedia botol hand sanitizer terlengkap dengan berbagai bentuk dan ukuran. Pesan sekarang juga botol sanitizer berkualitas dengan harga terjangkau, hanya di gudangkemasan.com!