Kemasan Kopi & Minuman Kekinian

Kemasan Bisnis Kopi: Kenapa Perannya Sangat Penting

13 Jul 2020 Oleh Heni Nurhayati
Daftar Isi 9 bagian
  1. 01 Memperkenalkan Brand
  2. 02 Meningkatkan Penjualan
  3. 03 Jenis Kemasan yang Umum Dipakai untuk Bisnis Kopi
  4. 04 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Kemasan Kopi
  5. 05 Menyimpan Stok Kemasan dengan Benar
  6. 06 Mendesain Kemasan Kopi agar Lebih Menonjol
  7. 07 Kesalahan yang Sering Dilakukan Bisnis Kopi Pemula
  8. 08 Legalitas dan Label yang Wajib Ada pada Kemasan Kopi
  9. 09 Kemasan Kopi Ramah Lingkungan: Tren yang Makin Diminati

Ada yang bilang, ada ‘emas’ di dalam ‘kemasan’. Kemasan bisnis kopi ikut menentukan penjualan, baik untuk bubuk kopi, biji kopi, maupun botol cold brew.

Industri kopi punya persaingan yang cukup ketat. Kemasan yang menarik bisa jadi pembeda utama di rak toko.

Orang sering jatuh cinta lewat mata dulu, baru hati. Saat membeli kopi kemasan di sebuah event, calon pembeli biasanya tertarik pada kemasannya lebih dulu sebelum mencicipi rasanya.

Kopi yang dikemas secara profesional lebih mudah menarik pembeli. Lalu, apa saja pentingnya kemasan kopi bagi pelaku bisnis, terutama pemula? Berikut ulasannya.

Memperkenalkan Brand

Jika Anda baru memulai bisnis kopi – entah menjual biji dan bubuk kopi atau minuman kopi – buatlah kemasan yang membuat calon pembeli berhenti sejenak saat pertama kali melihatnya.

Ini penting karena tugas pertama pelaku bisnis pemula adalah membuat orang mengenal produk atau brand yang ditawarkan. Kemasan bisnis kopi bisa mendongkrak popularitas sebuah brand.

Selain nama produk, packaging juga jadi faktor penting yang layak dipertimbangkan matang-matang.

Meningkatkan Penjualan

Coba perhatikan, mengapa makin banyak perusahaan desain bermunculan belakangan ini? Permintaan jasa branding seperti desain logo dan desain kemasan terus meningkat.

Banyak merek kopi besar mengemas produknya dengan sangat apik.

Kemasan yang bagus bukan cuma cantik dan menarik dari sisi desain, tapi juga nyaman digunakan pembeli. Konsumen jadi lebih memilih produk Anda dibanding produk sejenis lainnya.

Kemasan mungkin bukan satu-satunya faktor pendongkrak penjualan. Tapi kemasan sering jadi pertimbangan terpenting bagi calon pembeli.

Jenis Kemasan yang Umum Dipakai untuk Bisnis Kopi

Setelah memahami pentingnya kemasan bisnis kopi, Anda juga perlu tahu jenis kemasan apa yang paling sesuai dengan produk kopi Anda.

  • Standing pouch dengan degassing valve: cocok untuk biji atau bubuk kopi karena katup ini melepaskan gas CO2 hasil pemanggangan tanpa membiarkan udara luar masuk, sehingga aroma kopi tetap terjaga.
  • Botol kaca atau PET: pilihan tepat untuk kopi siap minum seperti cold brew, karena tidak memengaruhi rasa dan bisa terlihat menarik saat dipajang di kulkas display.
  • Kemasan foil dengan zipper: memudahkan pelanggan membuka-tutup kemasan berulang kali tanpa merusak kesegaran biji kopi.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Kemasan Kopi

  • Pastikan kemasan kedap udara agar oksidasi tidak merusak aroma dan rasa kopi.
  • Sesuaikan ukuran kemasan dengan kebiasaan konsumsi target pasar, misalnya kemasan kecil untuk konsumen rumahan atau kemasan besar untuk pelanggan kafe.
  • Perhatikan juga kejelasan label, termasuk tanggal roasting, agar pelanggan tahu tingkat kesegaran produk.

Untuk kopi Kintamani atau produk single origin lain yang mengandalkan aroma khas, Anda bisa membaca panduan menjaga aroma kopi dengan degassing valve agar kualitas produk tetap terjaga sampai ke tangan pelanggan.

Menyimpan Stok Kemasan dengan Benar

Kemasan kopi yang belum dipakai juga perlu disimpan dengan benar agar kualitasnya tidak menurun sebelum digunakan. Simpan di tempat kering, jauh dari sinar matahari langsung, dan hindari tumpukan berat yang bisa merusak bentuk kemasan foil.

Cek juga masa simpan kemasan itu sendiri, terutama jika Anda membeli dalam jumlah besar untuk stok beberapa bulan ke depan.

Mendesain Kemasan Kopi agar Lebih Menonjol

Selain fungsi teknis seperti kekedapan udara, desain visual kemasan tetap jadi faktor penentu di rak toko yang penuh persaingan. Gunakan warna dan tipografi yang konsisten dengan karakter kopi Anda, misalnya warna earth tone untuk kopi organik atau warna berani untuk kopi dengan profil rasa kuat.

Cantumkan juga informasi penting seperti asal biji kopi, tingkat sangrai, dan metode seduh yang disarankan. Informasi ini membantu pelanggan, terutama pemula, memilih produk yang sesuai selera mereka.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Bisnis Kopi Pemula

  • Memakai kemasan tanpa valve untuk kopi yang baru disangrai, sehingga gas CO2 menumpuk dan berisiko membuat kemasan menggembung atau bahkan pecah.
  • Mengabaikan segel kemasan yang rapat, padahal kebocoran kecil saja bisa membuat kopi cepat kehilangan aroma khasnya.
  • Tidak melakukan uji coba kemasan sebelum produksi massal, sehingga baru menyadari masalah kekedapan setelah produk sampai ke tangan pelanggan.

Legalitas dan Label yang Wajib Ada pada Kemasan Kopi

Produk kopi bubuk atau kopi kemasan siap minum yang dijual secara komersial di Indonesia sebaiknya dilengkapi izin PIRT atau BPOM, tergantung skala produksi dan cara distribusinya. Selain nomor izin edar, cantumkan juga berat bersih, komposisi, dan tanggal produksi pada kemasan agar sesuai ketentuan label pangan.

Kemasan Kopi Ramah Lingkungan: Tren yang Makin Diminati

Konsumen kopi, terutama generasi muda, kini makin peduli pada isu lingkungan. Beberapa produsen mulai beralih ke standing pouch berbahan kraft yang bisa didaur ulang, atau menambahkan opsi refill agar pelanggan tidak perlu membeli kemasan baru setiap kali membeli kopi. Langkah kecil ini bisa jadi nilai jual tambahan di tengah persaingan bisnis kopi yang ketat.

Menghitung Biaya Kemasan terhadap Margin Kopi

Biaya kemasan, termasuk standing pouch dengan valve dan label custom, sebaiknya dihitung sebagai bagian dari harga pokok produksi, bukan biaya tambahan di akhir. Untuk kopi kelas premium atau single origin, biaya kemasan yang lebih tinggi biasanya masih sepadan karena harga jual produk juga lebih tinggi.

Jangan Terburu-buru Membeli Stok Kemasan dalam Jumlah Besar

Bagi pebisnis kopi pemula, membeli kemasan dalam jumlah sangat besar di awal justru berisiko jika desain atau ukuran ternyata perlu direvisi setelah mendapat masukan pasar. Mulailah dengan jumlah menengah, uji respons pelanggan, baru tingkatkan volume pemesanan setelah desain kemasan benar-benar sesuai kebutuhan bisnis.

Masih bingung memilih kemasan kopi yang sesuai untuk produk Anda? Gudangkemasan.com siap membantu, termasuk menyediakan standing pouch dengan berbagai ukuran dan bentuk.

Pilih kemasan berkualitas dengan harga terjangkau hanya di Gudangkemasan.com, gudangnya kemasan terlengkap se-Bali dan Nusa Tenggara.