Botol Plastik

Mengenal Arti Simbol pada Kemasan Plastik

22 Agu 2019 Oleh Bali Web Design

mengenali simbol pada kemasan plastik

Pernahkah Anda melihat simbol kemasan plastik berbentuk segitiga dengan angka di tengahnya? Simbol ini memberi tahu Anda apakah barang plastik tersebut aman digunakan atau tidak.

Berikut penjelasan tentang arti simbol pada kemasan plastik yang perlu Anda ketahui.

Mengenal Arti Simbol pada Kemasan Plastik

# Simbol 1 – PET/PETE (Polyethylene Terephthalate)

Anda paling mudah menemukan simbol ini di dapur, misalnya pada botol minum, minyak, soda, susu, kotak obat, wadah selai kacang, hingga sisir.

Meski aman, plastik jenis ini hanya boleh Anda pakai sekali dan tidak untuk diisi ulang. Jangan simpan di tempat panas atau dekat api.

# Simbol 2 – HDPE (High Density Polyethylene)

Fungsi plastik ini mirip dengan simbol pertama. Plastik HDPE aman untuk bahan makanan, namun hanya boleh dipakai sekali dan tidak untuk diisi ulang.

Anda bisa menemukan HDPE pada botol sampo, galon air minum, wadah Tupperware, botol sabun, botol susu, hingga tempat sabun cuci.

Jangan isi barang plastik dengan makanan atau minuman jika sebelumnya bukan diperuntukkan untuk itu.

# Simbol 3 – PVC (Polyvinyl Chloride)

Plastik jenis ini punya simbol daur ulang dengan angka 3 dan huruf V yang berarti vinyl. Plastik PVC sulit didaur ulang karena bahannya lebih keras dari jenis lain.

PVC sangat berbahaya jika masuk ke tubuh atau sistem pencernaan. Anda bisa menemukannya pada pipa, ubin, kabel, dan botol pembersih rumah tangga. Jauhkan barang berbahan PVC dari jangkauan anak-anak.

# Simbol 4 – LDPE (Low Density Polyethylene)

Simbol dengan angka 4 ini menandakan plastik yang aman digunakan. Anda pasti sering menemukan atau memakai plastik ini, seperti kantong plastik, kantong sampah, tas belanja, hingga bungkus makanan.

Plastik LDPE tahan lama dan elastis sehingga cocok untuk tas belanja. Sebaiknya kurangi penggunaannya dan lebih baik daur ulang agar tidak menumpuk di tanah, karena butuh ratusan tahun untuk terurai.

# Simbol 5 – PP (Polypropylene)

Plastik jenis ini aman digunakan untuk bahan makanan, bahkan menjadi plastik terbaik untuk wadah makanan dan minuman. Bahan ini kuat, tahan lama, dan aman untuk makanan atau minuman bersuhu panas.

Anda bisa menemukan PP pada Tupperware, botol obat, wadah yogurt, alat makan plastik, dan sedotan. Pilih plastik jenis ini jika Anda ingin makan dengan aman.

# Simbol 6 – PS (Polystyrene)

Plastik ini lebih dikenal dengan nama styrofoam. Bahan ini sering dipakai untuk membungkus daging mentah, kacang, wadah bubur ayam, dan cup kopi.

Sayangnya, bahan ini tidak sehat untuk wadah makanan. Sebaiknya kurangi penggunaan styrofoam dan bawa wadah makanan sendiri. Plastik jenis ini juga sulit didaur ulang karena butuh banyak tenaga dan waktu.

# Simbol 7 – Other Material (PC/SAN/ABS/Nylon)

Simbol ini menandakan kategori plastik yang tidak masuk ke enam kategori lainnya, ditandai angka 7 dan tulisan “other”. Anda bisa menemukannya pada botol minum bayi, galon air minum, peralatan rumah tangga, botol minum olahraga, case handphone, hingga CD.

Sebaiknya hindari jenis plastik ini untuk wadah makanan dan minuman karena menghasilkan racun Bisphenol-A (BPA) yang berdampak pada kesehatan organ tubuh dan mengganggu fungsi hormon. Jika terpaksa memakainya, jangan isi ulang.

# Memilih Jenis Plastik yang Tepat untuk Kemasan Usaha

Bagi pelaku usaha yang menggunakan kemasan plastik untuk produk makanan atau minuman, penting memahami simbol-simbol ini agar tidak salah memilih bahan. Untuk kemasan sekali pakai seperti botol minuman kemasan, PET (simbol 1) dan HDPE (simbol 2) menjadi pilihan paling umum karena aman untuk makanan dan mudah didaur ulang.

Hindari menggunakan plastik dengan simbol 3 (PVC) atau simbol 7 (Other/PC) untuk kemasan produk konsumsi, karena kedua jenis plastik ini berisiko melepaskan zat berbahaya, terutama jika bersentuhan dengan makanan atau minuman panas.

# Kesalahan Umum dalam Menggunakan Ulang Botol Plastik

Banyak orang menggunakan ulang botol plastik bekas air mineral untuk mengemas produk sendiri, padahal botol seperti ini biasanya berbahan PET yang hanya dirancang untuk sekali pakai. Penggunaan berulang, apalagi untuk menyimpan produk baru, berisiko menurunkan keamanan pangan dan kualitas produk Anda.

Jika ingin memproduksi minuman atau makanan kemasan untuk dijual, sebaiknya gunakan botol baru yang memang dirancang khusus food grade dari pemasok tepercaya, bukan botol daur ulang bekas kemasan produk lain.

# Kaitan Simbol Plastik dengan Standar Keamanan Pangan

Di Indonesia, kemasan plastik untuk makanan dan minuman idealnya juga memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) terkait kemasan pangan, selain simbol daur ulang yang tertera. Simbol daur ulang menunjukkan jenis bahan plastik, sementara sertifikasi food grade menunjukkan bahwa plastik tersebut memang aman bersentuhan langsung dengan makanan atau minuman.

Sebagai pelaku usaha, penting memastikan pemasok kemasan Anda bisa menjelaskan dengan jelas jenis plastik dan sertifikasi keamanan pangan dari botol yang mereka jual, bukan hanya mengandalkan simbol daur ulang semata.

# Edukasi Konsumen Meningkatkan Kepercayaan

Menjelaskan jenis plastik yang digunakan pada kemasan produk Anda, misalnya lewat label atau media sosial, bisa menjadi nilai tambah tersendiri. Konsumen yang semakin sadar akan isu keamanan pangan cenderung lebih percaya pada brand yang transparan soal bahan kemasan yang mereka gunakan.

# Simpan Panduan Simbol Ini sebagai Referensi

Mengingat semua simbol plastik sekaligus memang tidak mudah. Simpan penjelasan ini sebagai referensi setiap kali Anda perlu memilih bahan kemasan baru untuk produk, agar keputusan yang diambil selalu mempertimbangkan keamanan pangan dan kenyamanan konsumen.

Itulah penjelasan tentang arti simbol pada kemasan plastik. Bingung mencari gudang kemasan untuk memulai usaha Anda?

Kami adalah penyedia botol kemasan yang siap membantu bisnis Anda. Hubungi kami atau datang langsung ke Gudang Kemasan kami untuk request kemasan sesuai kebutuhan Anda.