Kemasan Makanan

Pentingnya Kemasan Makanan yang Unik bagi Bisnis Anda

14 Mar 2020 Oleh Heni Nurhayati
Daftar Isi 7 bagian
  1. 01 Kriteria Kemasan Makanan Bisa Disebut Unik
  2. 02 Ide Praktis Membuat Kemasan Makanan Terlihat Unik
  3. 03 Hal yang Perlu Diperhatikan agar Keunikan Tidak Mengorbankan Fungsi
  4. 04 Contoh Sederhana Penerapan Kemasan Makanan Unik
  5. 05 Menyesuaikan Keunikan Kemasan dengan Regulasi Label Pangan
  6. 06 Studi Kasus Sederhana: Kemasan Unik untuk UMKM Bali
  7. 07 Mengukur Efektivitas Kemasan Unik terhadap Penjualan

Kemasan produk makanan yang unik mampu menambah nilai jual produk Anda. Sebelum itu, penting untuk memahami betapa pentingnya peran desain kemasan makanan unik bagi bisnis.

Akan lebih baik lagi jika Anda memahami alasan mengapa kemasan makanan unik begitu penting bagi produk yang dijual. Berikut tiga alasan utamanya.

1. Mampu Menciptakan Loyalitas Konsumen

Kemasan yang unik memberi pengaruh psikologis dan emosional pada konsumen. Misalnya, melalui keunikan desain logo pada kemasan produk.

2. Menjadi Standar Harga

Kemasan produk yang unik bisa menjadi standar bagi perusahaan dalam menentukan harga jual. Brand strategist Bernd Schmitt menyebutkan bahwa ketika perusahaan memberi pengalaman spesifik yang bisa dirasakan langsung konsumen, perusahaan telah menambahkan nilai (value) yang bisa dijadikan dasar penentuan harga.

3. Menjadi Pembeda

Kemasan produk yang unik membuat produk Anda punya ciri pembeda tersendiri di tengah persaingan brand yang makin ketat.

Kriteria Kemasan Makanan Bisa Disebut Unik

Selain pertimbangan estetika, desain kemasan untuk penjualan produk harus memenuhi beberapa kriteria berikut.

1. Punya Sisi yang Menonjol (Stands Out)

Desain kemasan produk harus menonjol. Jika kemasan kurang menonjol, produk berisiko kehilangan daya saing karena harus bersaing dengan banyak produk sejenis di tempat pemasaran.

Salah satu caranya adalah memilih warna secara cermat, karena konsumen lebih cepat menangkap warna dibanding bentuk produk. Warna kemasan yang terang lebih mudah terlihat meski dari jarak jauh, sehingga punya daya tarik dan dampak yang lebih besar.

2. Isi atau Contents

Kemasan produk harus memberikan informasi mengenai isi di dalamnya. Contohnya, kemasan makanan yang mencantumkan kandungan gizi dan nilai kalori produk.

3. Keunikan atau Distinctive

Secara keseluruhan, desain kemasan produk harus unik dan berbeda dari produk sejenis milik kompetitor.

4. Kesesuaian atau Suitable

Desain kemasan produk yang unik harus sesuai dengan jenis produk makanan yang dikemas. Misalnya, bentuk botol kemasan untuk produk cair.

Ide Praktis Membuat Kemasan Makanan Terlihat Unik

Jika Anda masih bingung memulai dari mana, beberapa pendekatan berikut bisa dicoba tanpa perlu mengubah seluruh desain sekaligus.

  • Tambahkan jendela transparan kecil agar konsumen bisa melihat langsung isi produk.
  • Gunakan ilustrasi atau karakter khas yang mudah diingat, seperti dibahas dalam ide desain kemasan keripik yang menarik pembeli.
  • Padukan bentuk kemasan yang tidak lazim, misalnya kotak persegi untuk produk yang biasanya dikemas dalam plastik biasa.

Hal yang Perlu Diperhatikan agar Keunikan Tidak Mengorbankan Fungsi

  • Pastikan desain unik tetap melindungi produk dari kerusakan atau kontaminasi.
  • Jangan mengorbankan kemudahan produksi hanya demi bentuk yang rumit.
  • Sesuaikan biaya produksi kemasan dengan harga jual akhir produk.

Jika Anda ingin desain snack yang lebih menarik secara visual, simak juga cara desain kemasan snack yang menarik untuk bisnis. Keunikan kemasan juga akan lebih maksimal bila dipadukan dengan strategi memaksimalkan branding lewat kemasan yang menonjol.

Masih bingung mencari kemasan produk yang pas dan sesuai kebutuhan Anda? gudangkemasan.com siap membantu. Berbagai jenis kemasan berkualitas dengan ukuran lengkap tersedia tanpa perlu menunggu lama.

Segera pesan kemasan produk Anda di gudangkemasan.com, situs penyedia kemasan terlengkap di kawasan Bali dan Nusa Tenggara.

Contoh Sederhana Penerapan Kemasan Makanan Unik

Untuk membayangkan penerapannya, berikut beberapa contoh sederhana yang bisa Anda adaptasi sesuai skala usaha.

  • Usaha kue rumahan menambahkan pita dan kartu ucapan kecil pada kemasan sebagai sentuhan personal.
  • Produk kopi bubuk memakai label bertekstur agar terasa berbeda saat dipegang di rak minimarket.
  • Produk sambal kemasan memakai botol kaca bening agar warna produk terlihat menggugah selera.

Contoh-contoh ini menunjukkan bahwa keunikan kemasan tidak selalu berarti biaya produksi yang mahal. Kadang, sentuhan kecil pada detail sudah cukup membuat produk Anda lebih diingat konsumen.

Menjaga Keseimbangan antara Kreativitas dan Biaya Produksi

Semakin unik desain yang diinginkan, biasanya semakin besar pula biaya cetak dan produksinya. Karena itu, penting untuk menetapkan skala prioritas sejak awal.

Mulailah dari elemen yang paling murah namun berdampak besar, seperti pemilihan warna atau penambahan ilustrasi kecil, sebelum beralih ke perubahan bentuk kemasan yang lebih kompleks dan mahal.

Menyesuaikan Keunikan Kemasan dengan Regulasi Label Pangan

Sekreatif apa pun desain kemasan makanan yang Anda buat, informasi wajib seperti komposisi, berat bersih, tanggal produksi, dan tanggal kedaluwarsa tetap harus tercantum jelas dan mudah dibaca. Jangan sampai elemen dekoratif pada kemasan unik justru menutupi atau mengaburkan informasi penting ini, karena bisa membingungkan konsumen dan berisiko melanggar ketentuan label pangan yang berlaku.

Sebisa mungkin, rancang area khusus pada kemasan yang tetap bersih dari elemen dekoratif untuk menampung informasi wajib tersebut, sehingga keunikan desain dan kepatuhan label bisa berjalan beriringan.

Studi Kasus Sederhana: Kemasan Unik untuk UMKM Bali

Beberapa UMKM makanan di Bali berhasil menonjol dengan memadukan motif khas daerah, seperti ukiran atau warna-warna khas Bali, pada kemasan produk kripik atau kopi lokal. Pendekatan ini tidak hanya menarik wisatawan yang mencari oleh-oleh autentik, tapi juga memperkuat identitas lokal produk di tengah persaingan produk sejenis dari luar daerah.

Anda tidak perlu meniru sepenuhnya, namun bisa mengambil inspirasi bagaimana elemen budaya lokal dipadukan secara sederhana dengan desain modern agar kemasan tetap relevan dan mudah diterima pasar yang lebih luas.

Mengukur Efektivitas Kemasan Unik terhadap Penjualan

Setelah menerapkan desain kemasan baru, pantau perubahan penjualan dan respons pelanggan selama beberapa minggu. Jika penjualan meningkat atau pelanggan sering menyebut kemasan sebagai alasan membeli, artinya investasi pada desain unik tersebut memberikan hasil yang sepadan.