Sejak 2019, dunia terus berubah dan menyambut berbagai perkembangan yang tidak terduga. Tren desain kemasan 2023 pun ikut bergerak, menghadirkan detail baru sekaligus mencerminkan kebutuhan zaman.
Tren sendiri bisa diartikan sebagai arah perasaan atau tindakan yang memengaruhi pilihan publik secara luas.
Optimisme yang lama dinantikan akhirnya datang. Karena itu, tren kemasan tahun 2023 banyak dipengaruhi oleh suasana positif pascapandemi, bukan lagi soal tes Covid.
Untuk tahun 2023, tren utama dunia kemasan bermuara pada beberapa kategori besar:
- Estetika
- Teknologi
- Keberlanjutan
- Pengalaman multi-sensor
Yuk, simak bagaimana tren desain kemasan tahun ini mencerminkan perubahan dunia di sekitar kita.
Tren 2023: Bukan Hanya Soal Tampilan

Tren 2023 mencerminkan mentalitas pascapandemi yang mengubah cara kita memandang waktu, ruang, dan kebiasaan. Gelombang optimisme dari tahun lalu berlanjut ke 2023, ditandai dengan warna-warna ceria, meyakinkan, dan cerah.
Tren grafis pun mengikuti arah ini dengan menjaga konsistensi antara psikologi warna kemasan dan mood produk.
Kemasan berperan sebagai kartu nama produk, sekaligus kesan pertama saat pelanggan melihat rak atau berbelanja online. Karena itu, warna dan gambar yang konsisten sangat penting selama proses pengemasan, terutama untuk industri kecantikan dan kosmetik.
Menurut studi terbaru, pasar kemasan global diprediksi terus tumbuh hingga 2028 dengan pertumbuhan sekitar 3% per tahun. Kemasan kosmetik menyumbang pangsa pasar yang cukup besar, sehingga kepekaan pada isu lingkungan menjadikannya pilihan tepat untuk tren 2023.
Penggunaan bahan yang bisa dikomposkan akan menjadi hal utama, bersama kemasan berkelanjutan dan bahan daur ulang dari limbah dan produk sampingan. Menurut tren 2023, kemasan tidak lagi cukup hanya tampil cantik, tapi juga perlu mendukung strategi ramah lingkungan.
Tren 2023: Warna Pantone Tahun Ini adalah Viva Magenta

Warna ini disebut Viva Magenta (nr. 18-1750) dan menjadi representasi Pantone untuk tahun 2023. Tren desain kemasan pun ikut mengikuti begitu warna ini resmi diumumkan.
Warna ini terasa hangat, optimis, menginspirasi, dan mudah beradaptasi. Meski baru diperkenalkan beberapa minggu, warnanya sudah memengaruhi dunia seni, mode, dan desain, bahkan dijuluki “Magentaverse” oleh sebagian kalangan karena kaitannya dengan tren metaverse.
Desain Kemasan Berbasis Teknologi
Di antara tren 2023, kemasan “berteknologi” jauh lebih umum dari yang Anda kira. Kode QR misalnya, sudah ada hampir tiga dekade, dan makin sering kita pindai lewat ponsel dalam beberapa tahun terakhir.
Ada juga cara yang lebih sederhana lewat teknologi NFC (Near Field Communication), yang bisa bertukar informasi secara nirkabel dengan cepat. Anda cukup mendekatkan ponsel ke kotaknya, aktifkan fungsinya, dan informasi yang dibutuhkan langsung muncul dalam hitungan detik.
Smart Box

Selama masa pandemi, banyak dari kita jadi lebih sering berbelanja online. Kebiasaan ini pun mendorong ledakan pertumbuhan e-commerce.
Lalu apa hubungannya dengan tren kemasan hi-tech 2023? Diperkirakan pada 2040, belanja online akan jadi kebiasaan yang benar-benar normal. Strategi penjual pun akan berputar di sekitar kemasan Fit-to-Product (FTP), yaitu kotak dengan ukuran yang disesuaikan kebutuhan produk.
Kemasan untuk E-Commerce
E-commerce identik dengan pengiriman, sehingga mengemas produk dengan padat jadi prioritas utama. Karena itu, permintaan terhadap karton bergelombang sebagai bahan kemasan terus meningkat, karena mampu menyempurnakan tampilan produk sekaligus melindunginya selama proses pengiriman.
Kemasan Ramah Lingkungan

Tren baru di awal 2023 adalah label kemasan yang ramah lingkungan. Sejak 1 Januari 2023, produsen diwajibkan mencantumkan keterangan bahan kemasan, metode pembuangan, dan kemungkinan daur ulangnya.
Aturan ini membuat konsumen makin sadar memilih produk yang tidak merugikan lingkungan. Perusahaan yang menggunakan bahan mentah dan berkelanjutan untuk kemasannya pun mendapat nilai plus di mata konsumen.
Daur Ulang Bukan Berarti Rapuh, Tapi Kuat
Perubahan iklim jadi isu yang terus jadi perhatian, membuat konsumen makin sadar dan berusaha menghindari pemborosan lewat daur ulang. Mereka pun makin memilih perusahaan yang memakai bahan ramah lingkungan untuk kemasannya.
Di tengah berbagai perkembangan teknologi, kita tetap punya satu tugas penting, yaitu menjaga planet Bumi yang selama ini menopang kehidupan kita.
Karena itu, tren desain kemasan 2023 sangat fokus pada keberlanjutan dan alam, dengan inspirasi seperti warna-warna bumi atau warna cerah yang membangkitkan optimisme.
Sudahkah Anda mencatat tren desain kemasan 2023 ini? Ikuti terus tren desain kemasan terkini dan sesuaikan dengan kebutuhan produk Anda.
Ingin memperkuat identitas merek lewat kemasan? Simak juga cara memaksimalkan branding lewat kemasan yang menonjol.
Temukan berbagai kemasan botol dengan ukuran dan desain terbaik hanya di GudangKemasan.com.
Menerapkan Tren Kemasan 2023 dengan Anggaran Terbatas
Tidak semua tren di atas membutuhkan biaya besar untuk diterapkan pada usaha kecil menengah. Anda tidak perlu langsung mengganti seluruh lini kemasan dengan bahan kompos atau menambahkan chip NFC yang mahal. Mulailah dari hal sederhana, misalnya menyesuaikan palet warna kemasan agar lebih relevan dengan tren warna hangat dan optimis seperti Viva Magenta, atau menambahkan kode QR gratis yang mengarah ke katalog produk maupun nomor WhatsApp usaha Anda.
Langkah kecil seperti ini tetap membuat kemasan terasa modern tanpa harus merombak seluruh sistem produksi. Konsumen di marketplace maupun toko fisik cenderung lebih tertarik pada kemasan yang terlihat mengikuti perkembangan zaman, meski perubahannya hanya di elemen visual dan bukan pada bahan baku.
Menghindari Jebakan Greenwashing saat Mengikuti Tren Ramah Lingkungan
Saat mengikuti tren keberlanjutan, pastikan klaim ramah lingkungan pada kemasan Anda memang bisa dipertanggungjawabkan. Mencantumkan label “eco-friendly” tanpa dasar yang jelas justru berisiko menurunkan kepercayaan konsumen jika ketahuan hanya strategi pemasaran semata. Jika kemasan Anda memang menggunakan bahan daur ulang sebagian, sebutkan persentasenya secara jujur daripada membuat klaim umum yang sulit dibuktikan.
FAQ (Pertanyaan Sering Diajukan)
Apa saja kategori utama tren kemasan 2023?Tren utama kemasan 2023 mencakup estetika, teknologi, keberlanjutan, dan pengalaman multi-sensor.
Apa warna Pantone tahun 2023 dan pengaruhnya pada kemasan?Warna Pantone 2023 adalah Viva Magenta, warna hangat dan optimis yang banyak memengaruhi desain kemasan, seni, dan mode sepanjang tahun itu.
Bagaimana teknologi diterapkan pada kemasan modern?Teknologi seperti kode QR dan NFC dipakai agar konsumen bisa memindai kemasan dengan ponsel untuk mendapatkan informasi produk secara instan.
Apa itu kemasan Fit-to-Product (FTP)?FTP adalah strategi kemasan e-commerce berupa kotak yang ukurannya disesuaikan dengan kebutuhan produk agar pengiriman lebih efisien.
Kenapa label kemasan ramah lingkungan menjadi wajib?Sejak 1 Januari 2023 produsen diwajibkan mencantumkan keterangan bahan kemasan, metode pembuangan, dan kemungkinan daur ulang agar konsumen bisa memilih produk yang tidak merugikan lingkungan.