Peringatan Keamanan: Nomor WhatsApp lama 0877-0206-3388 telah diretas dan tidak lagi kami gunakan — mohon abaikan pesan dari nomor tersebut. Nomor resmi kami sekarang: 0819-2999-9363.
Peluang Usaha Kemasan

Tips Memilih Kemasan yang Tepat untuk Bisnis Baru

20 Mar 2022 • Oleh Heni Nurhayati

Ingin memulai bisnis sendiri, seperti menjual selai atau minuman jeli segar? Atau mungkin Anda sudah siap memasarkan resep rahasia saus barbeku keluarga?

Apa pun produk yang ingin Anda jual, Anda butuh kemasan yang sesuai. Memilih kemasan yang tepat hampir sama pentingnya dengan isi produk itu sendiri.

Pilihan Kemasan yang Tepat Sesuai Produk

Ada banyak jenis botol kemasan, dan setiap produk butuh jenis yang berbeda. Agar produk lebih menarik pelanggan, penting memilih bentuk dan ukuran kemasan yang sesuai.

Di GudangKemasan.com, tersedia ribuan opsi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan kemasan produk Anda. Simak hal-hal yang perlu diperhatikan berikut ini.

Apa yang Ada di Dalam Produk?

Luangkan waktu untuk menganalisa produk Anda. Bayangkan sebotol selai buah persik kental dengan kemasan berleher sangat sempit. Anda pasti kesulitan memasukkan sendok untuk mengoleskannya ke roti panggang.

Begitu juga sebaliknya. Jika botol saus pedas Anda punya bukaan lebar, cabai yang keluar bisa lebih banyak dari yang diinginkan. Dari dua contoh ini, terlihat betapa pentingnya memilih kemasan yang tepat untuk setiap produk makanan dan minuman.

Cara Memilih Kemasan yang Tepat

Apa jenis produk yang ingin Anda kembangkan? Jika itu sambal matah yang butuh bukaan lebar agar mudah diambil dengan sendok, pilih kemasan jar berukuran kecil dengan mulut lebar, baik dari kaca maupun plastik.

Jika produk Anda berupa saus kental seperti saus tomat atau saus barbeku, pilih botol berleher panjang dengan mulut cukup lebar agar aliran udara tetap lancar dan saus mudah keluar.

Jika Anda memproduksi madu sendiri, GudangKemasan.com juga menyediakan berbagai pilihan kemasan botol khusus madu, baik dari plastik maupun kaca.

Kriteria Lain yang Perlu Dipertimbangkan

Selain jenis produk, ada beberapa kriteria tambahan yang sebaiknya Anda cek sebelum memutuskan kemasan mana yang akan dipakai.

  • Skala produksi: bisnis rumahan dengan produksi kecil bisa mulai dengan kemasan eceran, sementara bisnis yang sudah berkembang lebih efisien membeli kemasan secara grosir.
  • Cara distribusi: jika produk dikirim jarak jauh, pilih kemasan yang tahan guncangan dan minim risiko bocor, seperti botol plastik bertutup ulir rapat.
  • Anggaran: sesuaikan pilihan material kemasan dengan margin keuntungan produk agar biaya kemasan tidak membebani harga jual.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Pebisnis Baru

  • Memilih kemasan hanya berdasarkan tampilan tanpa mempertimbangkan kesesuaiannya dengan tekstur produk.
  • Membeli kemasan dalam jumlah besar sebelum menguji pasar, sehingga berisiko banyak stok tidak terpakai jika produk perlu penyesuaian.
  • Mengabaikan label dan informasi produk pada kemasan, padahal label yang jelas membangun kepercayaan pelanggan baru.

Untuk panduan yang lebih lengkap soal memilih kemasan sesuai jenis bisnis, Anda bisa membaca cara memilih kemasan yang tepat untuk produk bisnis. Pahami juga kenapa kemasan produk sangat penting bagi bisnis Anda agar strategi kemasan Anda semakin matang sejak awal.

Uji Coba Kemasan Sebelum Produksi Massal

Sebelum memutuskan kemasan secara final, sebaiknya lakukan uji coba dalam skala kecil terlebih dahulu. Isi produk ke dalam sampel kemasan, lalu perhatikan apakah bentuknya nyaman digunakan, mudah dituang, dan tidak bocor saat dibawa bepergian.

Mintalah pendapat calon pelanggan atau kerabat terdekat mengenai kemasan tersebut. Masukan ini sering membantu menemukan masalah kecil yang mungkin terlewat, seperti tutup yang terlalu keras dibuka atau label yang kurang jelas terbaca.

Pertimbangkan Kemasan yang Bisa Berkembang Bersama Bisnis

Pilih kemasan yang fleksibel mengikuti pertumbuhan bisnis Anda, misalnya tersedia dalam berbagai ukuran dari pemasok yang sama. Dengan begitu, saat bisnis berkembang dan Anda ingin menambah varian ukuran produk, Anda tidak perlu mencari pemasok baru dari awal.

Bangun Hubungan Baik dengan Pemasok Kemasan

Pemasok kemasan yang responsif dan bisa diajak konsultasi akan sangat membantu, terutama saat bisnis Anda masih dalam tahap uji coba produk baru. Pemasok yang berpengalaman biasanya juga bisa memberi masukan soal jenis kemasan yang paling sesuai berdasarkan pengalaman menangani bisnis serupa.

Jalinan kerja sama jangka panjang dengan satu pemasok tepercaya juga membantu Anda mendapatkan harga dan layanan yang lebih konsisten dibanding berpindah-pindah pemasok setiap kali order.

Menyesuaikan Kemasan dengan Suhu dan Cara Penyimpanan Produk

Selain tekstur produk, pertimbangkan juga bagaimana produk Anda akan disimpan konsumen. Produk yang perlu disimpan di lemari pendingin, misalnya, membutuhkan kemasan yang tetap kuat meski terkena kondensasi air, sementara produk yang disimpan di suhu ruang lebih fleksibel soal bahan kemasan yang digunakan.

Legalitas Kemasan untuk Produk Makanan dan Minuman

Jika produk yang Anda kemas termasuk kategori makanan atau minuman, pastikan kemasan yang dipilih berstandar food grade dan aman bersentuhan langsung dengan produk. Urus juga izin PIRT dari dinas kesehatan setempat sebagai syarat dasar sebelum memasarkan produk secara luas, karena sebagian instansi turut memeriksa kesesuaian kemasan saat proses verifikasi.

Menghitung Biaya Kemasan dalam Struktur Harga Jual

Biaya kemasan sebaiknya dihitung sebagai bagian dari total biaya produksi, bukan pengeluaran terpisah yang sering terlupakan. Dengan menghitungnya sejak awal, Anda bisa menentukan harga jual yang tetap kompetitif namun cukup menutup biaya kemasan tanpa mengorbankan margin keuntungan usaha.

Masih belum yakin jenis kemasan yang terbaik untuk produk Anda? Hubungi kami sekarang untuk konsultasi gratis. Kami akan membantu Anda menemukan kemasan terbaik untuk setiap produk. Kunjungi GudangKemasan.com sekarang juga!

Melibatkan Tim Produksi Sejak Tahap Pemilihan Kemasan

Jika usaha Anda sudah melibatkan lebih dari satu orang, ajak tim produksi berdiskusi soal kemasan sejak awal, bukan hanya tim pemasaran. Masukan dari sisi produksi sering membantu menemukan kendala teknis, seperti kesulitan mengisi produk ke kemasan tertentu, yang mungkin tidak terlihat saat hanya menilai kemasan dari sisi tampilan.

#Memulai bisnis #tips bisnis #Tips memilih kemasan #Tips memilih kemasan botol