Memilih kemasan untuk bisnis sering menjadi hal yang rumit dan membingungkan bagi pengusaha. Padahal, kemasan adalah salah satu hal terpenting yang perlu diprioritaskan dalam bisnis.
Yang sering membingungkan pebisnis adalah menentukan bentuk dan ukuran kemasan yang tepat. Sebelum memutuskan, simak tips memilih kemasan berikut ini.
1. Sesuaikan Kemasan dengan Ukuran Produk
Mencocokkan ukuran produk dengan kemasan adalah langkah paling penting. Jangan membuat kemasan terlalu besar atau terlalu kecil, dan sisakan sedikit ruang kosong di dalamnya.
Ruang kosong ini bukan untuk mengurangi isi produk, melainkan mencegah kemasan rusak akibat pengisian berlebihan. Perusahaan penyedia kemasan biasanya menawarkan beberapa pilihan ukuran untuk Anda gunakan.
2. Pilih Jenis Kemasan Sesuai Kebutuhan
Setiap kemasan punya jenisnya masing-masing, mulai dari yang transparan, berbahan kertas, hingga plastik. Sesuaikan pilihan dengan kebutuhan produk Anda.
Jika produk Anda mengandung cairan, gunakan wadah dengan penutup kedap udara. Untuk produk minuman, kemasan botol adalah pilihan yang lebih praktis dan menambah nilai jual.
Ada banyak pilihan bentuk dan ukuran botol kemasan yang tersedia di Gudangkemasan.com.
3. Tentukan Bahan yang Tepat
Agar produk tidak mudah berubah rasa atau cepat tengik, gunakan wadah dengan bahan yang tepat, misalnya wadah kedap udara. Cara ini membantu menjaga rasa dan aroma produk tetap terjaga. Berikut beberapa jenis kemasan yang umum digunakan.
Kemasan Botol
Banyak pelaku usaha memilih jenis kemasan ini, terutama untuk produk minuman atau kecantikan. Kemasan botol biasa digunakan untuk jus, jamu, dan produk cair lainnya.
Untuk kemasan botol dengan harga terbaik, Anda bisa menemukan pilihan botol PET minuman di Gudangkemasan.com sesuai kebutuhan dan budget Anda.
Standing Pouch
Wadah jenis ini banyak dipilih produsen untuk mengemas produk padat maupun cair. Contoh produk padat adalah biji kopi, bubuk kopi, kosmetik, dan makanan hewan, sementara contoh produk cair adalah minyak goreng dan deterjen.
Anda bisa melihat berbagai pilihan standing pouch yang tersedia. Standing pouch punya banyak keunggulan bagi konsumen maupun produsen. Konsumen diuntungkan karena kemasan ini melindungi isi produk sehingga masa simpannya lebih lama. Produsen juga diuntungkan karena produk sampai ke tangan konsumen dalam kondisi aman dan higienis.
Paper Pouch
Jenis kemasan ini biasa digunakan untuk teh, kopi, dan makanan kering lainnya. Produsen menyukainya karena bentuknya minimalis dan mampu melindungi produk dari sinar matahari langsung.
Kotak Box Makanan
Anda juga bisa menggunakan kotak karton untuk pengemasan makanan. Sesuaikan jenis box dengan produknya, misalnya kotak martabak untuk martabak. Semua tergantung pada produk yang Anda tawarkan.
Kemasan Botol Tube
Kemasan botol tube banyak digunakan untuk produk kecantikan seperti lotion atau krim. Selain produk kecantikan, kemasan ini juga sering dipakai untuk produk amenities hotel custom. Kemasan tube mudah ditemukan dan tersedia dalam berbagai ukuran.
4. Perhatikan Karakteristik Kemasan
Karakteristik kemasan juga menentukan apakah pilihan Anda sudah tepat. Kemasan umumnya memiliki tiga fungsi utama: vakum, resleting, dan katup.
Kemasan dengan kemampuan vakum sering digunakan untuk memperpanjang umur simpan produk dengan melindunginya dari sinar matahari dan oksigen menggunakan lapisan aluminium foil.
Sementara itu, kemasan dengan katup cocok untuk produk yang mengeluarkan gas. Katup ini membantu mengeluarkan gas dari dalam kemasan, tetapi mencegah udara luar masuk.
Itulah tips memilih kemasan yang tepat untuk produk bisnis Anda. Pastikan ukuran kemasan sesuai dengan produk sebelum membeli atau mencetaknya.
Anda bisa memilih kemasan sesuai kebutuhan produk di Gudangkemasan.com. Tersedia berbagai jenis kemasan botol dengan ukuran dan karakteristik yang bisa disesuaikan, dengan harga sesuai budget Anda. Yuk, pesan sekarang!
Pertimbangkan Anggaran dan Minimum Order Kemasan
Selain jenis dan bahan, anggaran juga jadi faktor penting saat memilih kemasan untuk produk bisnis. Banyak supplier kemasan menerapkan minimum order quantity (MOQ), sehingga penting bagi Anda menghitung kebutuhan produksi dalam beberapa bulan ke depan agar tidak membeli terlalu sedikit atau terlalu banyak.
Membeli kemasan dalam jumlah besar biasanya menekan harga satuan, tapi berisiko menyisakan stok jika desain kemasan berubah atau produk kurang laku. Sebaliknya, membeli terlalu sedikit membuat harga satuan lebih mahal dan proses pemesanan ulang lebih sering dilakukan. Cari titik seimbang sesuai proyeksi penjualan bisnis Anda.
Menyesuaikan Kemasan dengan Skala Usaha
Usaha rumahan dengan produksi terbatas sebaiknya memulai dengan kemasan siap pakai tanpa cetakan khusus agar biaya awal tidak membengkak. Setelah bisnis berkembang dan permintaan meningkat, Anda bisa mempertimbangkan kemasan custom dengan bentuk atau ukuran khusus sesuai identitas merek.
Perubahan bertahap seperti ini membantu bisnis tetap fleksibel dan menghindari risiko besar di awal, sambil tetap membuka peluang untuk tampil lebih profesional seiring pertumbuhan usaha.
FAQ (Pertanyaan Sering Diajukan)
Apa langkah pertama dalam memilih kemasan produk bisnis?Sesuaikan ukuran kemasan dengan ukuran produk, jangan terlalu besar atau terlalu kecil, dan sisakan sedikit ruang kosong agar kemasan tidak rusak akibat pengisian berlebihan.
Jenis kemasan apa saja yang umum digunakan untuk produk bisnis?Beberapa jenis yang umum digunakan antara lain kemasan botol, standing pouch, paper pouch, kotak box makanan, dan kemasan botol tube.
Apa kelebihan standing pouch sebagai kemasan?Standing pouch melindungi isi produk sehingga masa simpannya lebih lama, sekaligus membuat produk sampai ke tangan konsumen dalam kondisi aman dan higienis.
Apa fungsi vakum dan katup pada kemasan?Kemasan vakum memperpanjang umur simpan produk dengan melindunginya dari sinar matahari dan oksigen menggunakan lapisan aluminium foil, sementara katup membantu mengeluarkan gas dari dalam kemasan tanpa membiarkan udara luar masuk.