Kemasan Kopi & Minuman Kekinian

Cara Membaca Informasi pada Kemasan Kopi Seperti Ahli

07 Jul 2020 Oleh Heni Nurhayati
Daftar Isi 13 bagian
  1. 01 Brand Produk
  2. 02 Coffee Blend dan Single Origin
  3. 03 Altitude dan Region
  4. 04 Proses Kopi
  5. 05 Level Sangrai
  6. 06 Tasting Notes
  7. 07 Tingkat Kehalusan
  8. 08 Kenapa Kemasan Kopi Perlu Menjaga Aroma dan Kesegaran
  9. 09 Pilih Kemasan yang Tepat untuk Menjaga Kualitas Kopi
  10. 10 Tanggal Roasting vs Tanggal Kedaluwarsa pada Kemasan Kopi
  11. 11 Memahami Persentase Campuran Arabika dan Robusta
  12. 12 Sertifikasi yang Sering Ditemukan pada Kemasan Kopi Premium
  13. 13 Cara Menyimpan Kopi Kemasan agar Tetap Segar

Saat membeli kopi, Anda mungkin sering menemukan banyak istilah asing di kemasan kopi. Bagi seorang coffee expert, istilah seperti altitude, cupping notes, atau varietal bukan hal baru.

Namun, bagi orang awam, istilah-istilah itu bisa membingungkan. Simak makna informasi kemasan kopi yang sering muncul berikut ini agar Anda makin paham.

Brand Produk

Nama brand adalah informasi yang pasti ada di kemasan kopi. Biasanya, brand ditulis dengan font besar dan mencolok agar mendominasi tampilan kemasan.

Coffee Blend dan Single Origin

Coffee blend berarti kopi tersebut merupakan campuran beberapa jenis biji kopi untuk memperkaya rasa. Proses ini memungkinkan sajian kopi dengan rasa yang lebih kompleks dan seimbang.

Sementara itu, single origin berarti kopi berasal dari satu daerah saja, seperti Gayo atau Sidikalang. Single origin sering dipilih untuk mendapatkan rasa yang lebih spesifik.

Altitude dan Region

Altitude adalah informasi tentang ketinggian lokasi tempat kopi ditanam. Dari sini, seorang expert bisa memperkirakan karakter rasa kopi tersebut.

Sementara itu, region menjelaskan wilayah tempat kopi dibudidayakan, biasanya lengkap dengan nama perkebunan atau bahkan nama petaninya.

Proses Kopi

Proses menjelaskan tahapan yang dilalui kopi setelah dipanen, mulai dari wet process hingga dry process. Tahapan ini kemudian diturunkan lagi menjadi natural, honey, washed, dan semi-washed.

Informasi proses kopi ini penting karena sangat memengaruhi rasa kopi, sehingga Anda bisa memilih kopi sesuai selera.

Level Sangrai

Level sangrai atau roast level menunjukkan tingkat kegelapan sangrai kopi. Level ini mulai dari light, light to medium, medium, medium to dark, dark, hingga dark and beyond.

Semakin gelap tingkat sangrainya, semakin pahit pula rasa kopi tersebut.

Tasting Notes

Tasting notes adalah standar catatan untuk mengidentifikasi dan menggambarkan rasa kopi secara objektif. Rasa rich meliputi karamel, cokelat, sirup gula, kismis, plum, atau ara.

Sementara itu, rasa soft mencakup serai, graham, aprikot, hibiskus, jeruk, limau, hingga kelapa.

Tingkat Kehalusan

Informasi ini menunjukkan tingkat kehalusan bubuk kopi, karena bubuk kopi di pasaran memiliki tingkat kehalusan yang beragam, seperti fine, medium, dan coarse.

Kenapa Kemasan Kopi Perlu Menjaga Aroma dan Kesegaran

Selain memahami istilah di label, penting juga memahami peran kemasan itu sendiri dalam menjaga kualitas kopi. Biji kopi yang baru disangrai masih melepaskan gas CO2, sehingga kemasan yang baik perlu dilengkapi katup satu arah atau degassing valve.

Simak lebih lanjut soal cara menjaga aroma kopi dengan katup degassing agar Anda memahami kenapa fitur ini penting, terutama untuk kopi single origin yang harganya lebih premium.

Pilih Kemasan yang Tepat untuk Menjaga Kualitas Kopi

Selain membaca label dengan baik, memilih jenis kemasan yang tepat juga membantu menjaga kesegaran kopi lebih lama. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.

  • Gunakan kemasan yang kedap udara dan kedap cahaya agar biji atau bubuk kopi tidak cepat teroksidasi.
  • Pilih kemasan dengan katup degassing untuk kopi yang baru disangrai.
  • Sesuaikan ukuran kemasan dengan kebiasaan konsumsi konsumen agar kopi tidak terlalu lama terpapar udara setelah dibuka.

Untuk kebutuhan kemasan kopi bubuk atau biji, Anda bisa melihat pilihan lengkap di kategori Standing Pouch kami.

Tanggal Roasting vs Tanggal Kedaluwarsa pada Kemasan Kopi

Selain istilah rasa dan asal kopi, perhatikan juga perbedaan antara tanggal roasting dan tanggal kedaluwarsa yang tercantum di kemasan. Tanggal roasting menunjukkan kapan biji kopi disangrai, sementara tanggal kedaluwarsa menandakan batas waktu kopi masih layak dikonsumsi dengan kualitas optimal. Kopi yang baru disangrai umumnya punya rasa terbaik dalam 2-4 minggu setelah tanggal roasting.

Memahami Persentase Campuran Arabika dan Robusta

Sebagian kemasan kopi blend mencantumkan persentase campuran arabika dan robusta, misalnya 80:20 atau 70:30. Arabika dikenal dengan rasa yang lebih halus dan asam, sementara robusta punya karakter lebih pahit dan kandungan kafein lebih tinggi. Mengetahui persentase ini membantu Anda memilih kopi sesuai preferensi rasa dan tingkat kafein yang diinginkan.

Sertifikasi yang Sering Ditemukan pada Kemasan Kopi Premium

Beberapa kemasan kopi premium turut mencantumkan sertifikasi seperti organic, fair trade, atau rainforest alliance. Sertifikasi ini menunjukkan standar praktik pertanian dan perdagangan yang lebih bertanggung jawab, meski tidak semua kopi berkualitas tinggi memilikinya karena biaya sertifikasi yang cukup mahal bagi petani skala kecil.

Perbedaan Kemasan Kopi Bubuk dan Kopi Biji

Kopi bubuk lebih cepat kehilangan aroma dibanding kopi biji karena permukaan yang terpapar udara lebih luas, sehingga kemasan untuk kopi bubuk idealnya lebih kedap udara dan segera ditutup rapat setiap kali digunakan. Kopi biji utuh cenderung lebih tahan lama dan baru digiling saat akan diseduh untuk menjaga kesegaran maksimal.

Memahami perbedaan ini membantu Anda memilih jenis kemasan yang tepat, apakah standing pouch dengan katup degassing untuk biji utuh, atau kemasan dengan segel ekstra rapat untuk kopi bubuk.

Cara Menyimpan Kopi Kemasan agar Tetap Segar

Setelah kemasan dibuka, kualitas kopi mulai menurun perlahan karena terpapar udara. Simpan kopi di tempat sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung agar aromanya bertahan lebih lama.

Sebisa mungkin, tutup rapat kemasan setiap selesai digunakan dan hindari memindahkan kopi ke wadah yang tidak kedap udara. Jika membeli kopi dalam jumlah besar, pertimbangkan untuk membagi ke beberapa kemasan kecil agar udara yang masuk saat dibuka lebih sedikit.

Dengan memahami istilah pada label sekaligus cara penyimpanan yang benar, Anda bisa menikmati kopi dengan kualitas terbaik sekaligus lebih percaya diri saat memilih produk di rak toko.

Sedang mencari kemasan kopi yang pas untuk produk Anda? Gudangkemasan.com bisa jadi solusi cerdas untuk mendapatkan kemasan kopi sesuai kebutuhan. Yuk, pesan kemasan kopi berkualitas dengan harga terjangkau hanya di Gudangkemasan.com!