Panduan Umum Kemasan

Tips Produksi Kemasan Hemat Biaya untuk Pelaku UKM

02 Jun 2019 Oleh Bali Web Design
Daftar Isi 7 bagian
  1. 01 Tips Produksi Kemasan untuk UKM
  2. 02 Perbandingan Pilihan Kemasan untuk Produksi Kemasan UKM
  3. 03 Kriteria Memilih Material Kemasan yang Hemat Biaya
  4. 04 Kesalahan Umum Produksi Kemasan UKM
  5. 05 Manfaat Bermitra dengan Supplier Kemasan Lokal di Bali
  6. 06 Cara Menghitung Break Even Point Produksi Kemasan
  7. 07 Memanfaatkan Kemasan Standar untuk Menguji Berbagai Varian Produk

Banyak pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) kesulitan saat masuk ke tahap produksi kemasan. Desain kemasan mungkin sudah menarik dan komunikatif. Namun begitu dihitung untuk produksi massal, biayanya ternyata sangat mahal.

Masalah ini muncul karena keterbatasan modal UKM. Jumlah produksi mereka juga belum sebesar pabrikan besar.

Produksi kemasan dalam jumlah sedikit membuat biaya per unit (unit cost) menjadi mahal. Sebaliknya, mencetak kemasan dalam jumlah besar butuh modal besar dan berisiko menumpuk lama di gudang. Kondisi ini bisa mengganggu arus kas UKM.

Pemilihan material kemasan yang tepat adalah salah satu cara mengatasi kendala tersebut. Berikut beberapa tips produksi kemasan untuk UKM yang bisa Anda terapkan.

Tips Produksi Kemasan untuk UKM

1. Karton

Kemasan karton lipat adalah salah satu jenis kemasan yang paling banyak dipakai produk UKM. Selain mudah didapat, karton juga bisa dicetak dengan teknik cetak offset yang biayanya lebih murah.

Strategi hemat biaya untuk material ini adalah memilih jenis karton yang sesuai kebutuhan, tanpa berlebihan pada ketebalan atau finishing.

2. Botol

Produk UKM juga banyak dikemas dalam botol, baik botol plastik maupun botol kaca. Masalahnya, membuat desain botol khusus untuk produk sendiri membutuhkan biaya yang sangat mahal.

Solusinya adalah menggunakan botol kategori “free items”. Ini adalah botol yang diproduksi massal oleh pabrik dan bisa dibeli siapa saja. Toko kemasan yang menjual botol free items biasanya juga melayani pembelian dalam jumlah kecil.

3. Kemasan Fleksibel

Sama-sama berbahan plastik, kemasan fleksibel berbeda dari kemasan plastik kaku seperti botol, tottle, jar, tube, tub, atau cup. Perbedaannya terletak pada bentuknya sebelum dan sesudah diisi produk.

Kemasan fleksibel berbentuk datar (flat) sebelum diisi, baik berupa kantong maupun rol. Setelah diisi, bentuknya berubah mengikuti produk atau struktur kemasannya.

Kemasan jenis ini menjawab kendala kemasan plastik kaku yang lebih makan tempat saat disimpan. Kemasan fleksibel juga lebih hemat karena hanya butuh sedikit material untuk mengemas volume produk yang sama. Pilihan materialnya pun beragam sehingga banyak pelaku UKM memilih kemasan ini untuk produknya.

Perbandingan Pilihan Kemasan untuk Produksi Kemasan UKM

Agar lebih mudah menentukan pilihan, berikut ringkasan kelebihan dan kekurangan tiap jenis kemasan di atas untuk kebutuhan produksi kemasan UKM:

  • Karton lipat: biaya cetak relatif murah dalam jumlah sedang, mudah dibentuk sesuai ukuran produk, namun kurang tahan air tanpa laminasi tambahan.
  • Botol free items: hemat biaya cetakan karena bentuk sudah tersedia di pasaran, bisa dibeli dalam jumlah kecil, namun desainnya tidak seunik botol custom.
  • Kemasan fleksibel (pouch): hemat material dan ruang penyimpanan, ringan untuk pengiriman, tetapi butuh mesin sealer untuk menutup kemasan dengan rapat.

Kriteria Memilih Material Kemasan yang Hemat Biaya

Sesuaikan dengan Skala Produksi

Jika produksi Anda masih kecil, pilih kemasan yang tidak membutuhkan cetakan atau mold khusus, seperti botol free items atau pouch standar. Cetakan custom baru sepadan biayanya jika volume produksi sudah cukup besar.

Perhitungkan Biaya Penyimpanan

Kemasan yang menumpuk terlalu lama di gudang menambah biaya tersembunyi. Pesan kemasan sesuai proyeksi kebutuhan produksi dalam beberapa bulan ke depan, bukan sekaligus dalam jumlah sangat besar.

Pertimbangkan Daya Tahan Produk

Material kemasan yang terlalu tipis bisa merusak produk selama distribusi, sementara material yang berlebihan hanya menambah biaya tanpa manfaat tambahan yang signifikan.

Kesalahan Umum Produksi Kemasan UKM

  • Langsung mencetak kemasan custom dalam jumlah besar sebelum menguji respons pasar.
  • Memilih material kemasan termahal dengan asumsi otomatis lebih menarik konsumen.
  • Tidak membandingkan harga dari beberapa penyedia kemasan sebelum memutuskan supplier tetap.
  • Mengabaikan kebutuhan penyimpanan kemasan sehingga stok menumpuk dan memakan biaya gudang.

Manfaat Bermitra dengan Supplier Kemasan Lokal di Bali

Bermitra dengan supplier kemasan lokal seperti di Denpasar punya keuntungan tersendiri bagi UKM. Anda bisa memesan dalam jumlah kecil tanpa harus menanggung ongkos kirim antar pulau yang mahal, sekaligus bisa mengecek kualitas barang secara langsung sebelum membeli dalam jumlah besar.

Supplier lokal juga biasanya lebih fleksibel soal jumlah pemesanan minimum, sehingga cocok untuk UKM yang masih menguji pasar dan belum berani berkomitmen pada volume produksi besar.

Cara Menghitung Break Even Point Produksi Kemasan

Sebelum memutuskan mencetak kemasan custom dalam jumlah besar, hitung dulu titik impas atau break even point-nya. Bandingkan biaya cetakan atau mold dengan penghematan biaya per unit saat produksi massal, lalu perkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk balik modal.

Jika volume penjualan Anda masih fluktuatif, sebaiknya tunda dulu investasi kemasan custom dan gunakan kemasan standar yang lebih fleksibel hingga pola permintaan pasar lebih stabil.

Memanfaatkan Kemasan Standar untuk Menguji Berbagai Varian Produk

Sebelum berinvestasi pada kemasan custom untuk setiap varian, gunakan dulu kemasan standar dengan label berbeda untuk menguji varian mana yang paling laris. Cara ini membantu UKM menghemat biaya cetakan sambil tetap mengumpulkan data respons pasar yang akurat.

Setelah varian favorit diketahui, barulah pertimbangkan investasi kemasan custom khusus untuk produk unggulan tersebut agar tampilannya semakin kuat bersaing di pasaran.

Itulah beberapa tips produksi kemasan untuk UKM yang bisa Anda terapkan. Anda juga bisa membaca panduan kemasan sack untuk produk skala besar atau pentingnya segel induction liner untuk melengkapi strategi kemasan bisnis Anda.

Jika Anda masih bingung mencari gudang kemasan yang tepat, kami siap membantu. Silakan order kemasan di Gudang Kemasanku sesuai kebutuhan bisnis Anda. Jika kemasan yang Anda cari belum tersedia, hubungi kami di WA: +6287702063388 atau datang langsung ke toko kami.