Kemasan Makanan

Cara Mengemas Makanan Ringan Supaya Tetap Awet dan Renyah

16 Mei 2019 • Oleh Bali Web Design

Makanan kering mudah terkontaminasi serangga dan kelembapan udara. Anda perlu mengemas makanan ringan dengan bahan yang tepat agar kualitasnya tetap terjaga.

Simpan kemasan makanan kering di tempat yang sejuk. Makanan yang hangat memicu kelembapan sehingga jamur lebih mudah tumbuh. Tutup kemasan serapat mungkin agar serangga tidak mudah masuk.

Cara Mengemas Makanan Ringan yang Tepat

# Pilih Bahan Kemasan yang Tepat

Toples berbahan kaleng atau plastik dengan tutup rapat adalah wadah terbaik untuk makanan kering. Anda juga bisa memakai kantong plastik yang disimpan dalam freezer agar makanan lebih awet.

Gunakan kemasan berukuran besar supaya Anda bisa menyimpan beberapa makanan sekaligus. Setiap kali kemasan dibuka, udara dan kelembapan masuk dan menurunkan kualitas makanan. Untuk makanan kering berbahan plastik, segel serapat mungkin.

# Perhatikan Jarak Waktu Produksi dan Pengiriman

Tambahkan peredam oksigen ke dalam kantong plastik sebelum menyegel kemasan. Cara ini melepaskan udara yang terjebak di antara makanan sehingga masa simpannya lebih panjang.

Sesuaikan waktu produksi dengan jadwal pengiriman. Untuk makanan kering berbahan dasar cairan, dinginkan dulu sampai mengental menjadi gel sebelum dikemas dan dikirim.

# Kenali Bahan Baku Makanan Kering

Kenali dulu bahan baku sebelum memasukkannya ke dalam kemasan. Buah kering sebaiknya tidak menyentuh kemasan logam secara langsung.

Bungkus buah dengan plastik dulu sebelum menyimpannya di kaleng logam. Asap belerang dari logam bisa bereaksi dan mengubah warna buah. Jaga kadar air buah kering tetap sekitar 20 persen supaya tidak cepat busuk.

Kelembapan buah yang baru keluar dari dehidrator biasanya belum merata. Dinginkan dulu agar kelembapannya menyebar rata sehingga risiko jamur berkurang.

Setelah dingin, masukkan buah kering ke kemasan longgar berbahan plastik atau kaca. Segel kemasan dan diamkan selama 7 sampai 10 hari.

Kocok wadah setiap hari agar potongan buah tidak menempel dan uap air tidak mengembun. Jika muncul embun di dalam wadah, keringkan lagi buah tersebut di dehidrator.

Sayuran kering sedikit berbeda. Keringkan sampai teksturnya rapuh dan mudah patah, dengan kadar air sekitar 10 persen. Karena sudah sangat kering, sayuran ini tidak membutuhkan pendinginan seperti buah.

# Gunakan Kemasan yang Tebal

Kemasan tebal cocok untuk menyimpan makanan kering dalam jumlah besar, misalnya di ember atau galon. Anda tinggal membuka tutupnya dan mengambil makanan secukupnya setiap kali dibutuhkan.

Banyak toko makanan memakai kemasan tebal saat menyimpan stok di freezer. Kemasan ini melindungi makanan dari dehidrasi akibat udara dingin, sekaligus membuat serangga dan bakteri lebih sulit menembusnya.

# Beberapa Perlakuan Khusus untuk Kemasan Makanan Kering

Berikut beberapa perlakuan khusus yang perlu Anda terapkan pada kemasan makanan kering:

  • Jauhkan makanan kering dari tempat lembap yang berpotensi menimbulkan korosi. Makanan yang lembap sulit mengering karena tidak ada udara yang menyerap kelembapannya.
  • Segel kemasan makanan kering serapat mungkin agar lebih rapi dan aman.
  • Makanan kering yang padat, seperti gula merah, tidak mudah mengeras karena tidak bersentuhan langsung dengan udara.
  • Makanan berkadar lemak atau minyak tinggi tidak mudah basi selama tidak terkena oksigen.
  • Lingkungan rendah oksigen dapat mencegah serangan serangga pada makanan kering.
  • Rendam daging dan ikan sebentar sebelum dikeringkan, karena pori-porinya hanya terbuka di awal proses pengeringan.
  • Segel bumbu kering dan makanan yang mudah terdehidrasi agar tahan lama saat disimpan.

Kesalahan Umum yang Membuat Makanan Ringan Cepat Melempem

Banyak pelaku usaha rumahan menyegel kemasan saat makanan masih hangat dari proses penggorengan atau pemanggangan. Padahal uap panas yang terperangkap di dalam kemasan justru memicu kondensasi, sehingga kerenyahan makanan ringan seperti keripik atau kacang goreng cepat hilang dalam hitungan hari. Selalu tunggu makanan benar-benar dingin pada suhu ruang sebelum dikemas, idealnya minimal 30-60 menit setelah proses penggorengan selesai.

Memilih Kemasan Sesuai Jenis Produk Makanan Ringan

Tidak semua makanan ringan cocok dengan jenis kemasan yang sama. Keripik dan produk bertekstur renyah membutuhkan kemasan dengan lapisan aluminium foil di bagian dalam agar kedap udara sekaligus menahan cahaya, karena paparan cahaya bisa mempercepat oksidasi minyak pada produk gorengan. Kue kering sebaiknya dikemas dalam wadah yang cukup kaku agar bentuknya tidak hancur selama pengiriman, sementara produk seperti abon atau serundeng lebih cocok memakai standing pouch dengan zipper agar mudah dibuka-tutup berulang kali tanpa merusak segel utama.

Label dan Informasi Tanggal Kedaluwarsa untuk Usaha Rumahan

Bagi UMKM yang mulai menjual makanan ringan secara online, mencantumkan tanggal produksi dan estimasi masa simpan pada label kemasan bukan hanya soal kepatuhan, tapi juga membangun kepercayaan pembeli. Cantumkan juga saran penyimpanan, misalnya “simpan di tempat sejuk dan kering, hindari sinar matahari langsung”, supaya konsumen tahu cara menjaga kualitas produk setelah kemasan dibuka. Informasi sederhana ini sering jadi pembeda antara produk rumahan yang terlihat profesional dan yang terkesan asal kemas.

Menyesuaikan Ukuran Kemasan dengan Skala Penjualan

Ukuran kemasan makanan ringan sebaiknya disesuaikan dengan target pembeli. Untuk penjualan eceran di warung atau minimarket, kemasan kecil sekali habis lebih diminati karena harga terjangkau dan mudah dicoba konsumen baru. Sementara untuk penjualan dalam jumlah besar, misalnya ke reseller atau pelanggan yang membeli untuk stok rumah tangga, kemasan berukuran besar dengan sistem zipper resealable lebih efisien karena mengurangi jumlah kemasan yang dipakai sekaligus menekan biaya produksi per gram produk.

Itulah beberapa cara mengemas makanan ringan agar tetap awet dan berkualitas. Jika Anda butuh kemasan yang sesuai dengan bisnis Anda, silakan pesan kemasan di Gudang Kemasanku.

Anda juga bisa menghubungi kami di WA: +6287702063388 atau datang langsung ke toko Gudang Kemasanku.