Kemasan Kosmetik & Skincare

Waspada, Ini Bahaya Membeli Skincare Share in Jar

15 Okt 2021 Oleh Heni Nurhayati
Daftar Isi 10 bagian
  1. 01 Serunya membeli skincare dalam share in jar
  2. 02 Yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli skincare share in jar
  3. 03 Perbedaan Share in Jar dengan Kemasan Sampel Resmi
  4. 04 Alternatif yang Lebih Aman
  5. 05 Tips Tambahan Saat Membeli Share in Jar
  6. 06 Cara Mengetahui Produk Skincare Aman Sebelum Membeli
  7. 07 Menyimpan Skincare Share in Jar dengan Benar
  8. 08 Kenali Ciri Skincare Share in Jar yang Sudah Tidak Layak Pakai
  9. 09 Sisi Legalitas: Bagaimana Aturan BPOM Memandang Produk Repack?
  10. 10 Tips bagi Seller yang Ingin Berjualan Share in Jar dengan Lebih Aman

Setiap hari makin banyak produk kecantikan baru bermunculan, dari skincare hingga makeup. Klaim yang menjanjikan sering membuat kita tergoda mencobanya.

Sayangnya, produk yang diinginkan kadang hanya dijual dalam ukuran besar. Kalau tidak ada travel size atau sampel, membeli produk sebesar itu hanya karena penasaran cukup berisiko, apalagi kalau ternyata tidak cocok di kulit.

Karena alasan ini, banyak seller menawarkan produk skincare share in jar.

Serunya membeli skincare dalam share in jar

Konsep share in jar membagi isi produk kosmetik ke sejumlah wadah kecil. Tujuannya, konsumen bisa mencoba produk tanpa membeli ukuran aslinya.

Konsep ini mirip sampel, tapi tidak semua produk menyediakan sampel untuk dijual. Jar juga lebih diminati karena isinya lebih banyak dibanding sampel sachet, sehingga bisa dipakai beberapa kali untuk melihat hasilnya di kulit.

Dari segi harga, share in jar memang lebih murah dibanding produk ukuran normal. Namun jika dihitung per gram, harganya justru lebih mahal. Kelebihannya, Anda tidak perlu merasa rugi besar kalau produknya ternyata tidak cocok. Kalau cocok, kemasan share in jar juga lebih praktis dibawa bepergian.

Yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli skincare share in jar

Produk share in jar dipindahkan dari kemasan aslinya ke wadah lain, sehingga otomatis bersentuhan dengan udara. Risiko oksidasi dan kontaminasi kotoran pun lebih tinggi, apalagi jika diambil langsung pakai jari karena bakteri lebih mudah masuk. Perhatikan beberapa hal berikut sebelum membeli.

  • Pastikan seller menjamin kebersihan produk yang dijual.
  • Cek detail volume dan ukuran produk, karena share in jar biasanya dikemas dalam wadah kecil, supaya Anda tidak kecewa dengan ukuran yang diterima.
  • Periksa ulasan pembeli, detail produk, dan kredibilitas seller. Produk yang sudah dipindah dari kemasan asli berisiko tidak asli, jadi tanyakan juga tanggal kedaluwarsanya.

Perbedaan Share in Jar dengan Kemasan Sampel Resmi

Sampel resmi dari brand biasanya sudah melalui proses pengemasan higienis di pabrik dan tertutup rapat sejak awal. Share in jar berbeda karena produk dipindahkan secara manual oleh penjual, sehingga tingkat kebersihannya sangat bergantung pada cara kerja seller tersebut.

Kualitas wadah yang dipakai juga berpengaruh. Wadah seperti jar kosmetik berbahan PP atau PET yang food grade lebih aman dibanding wadah sembarangan yang berisiko bereaksi dengan kandungan skincare.

Alternatif yang Lebih Aman

Jika memungkinkan, pilih produk yang menyediakan travel size resmi dari brand langsung, karena kemasannya sudah dirancang dan disegel sejak dari pabrik. Untuk produk serum yang sensitif terhadap udara dan cahaya, botol pipet serum yang tertutup rapat jauh lebih aman dibanding jar terbuka.

Kamu juga bisa mempertimbangkan produk dengan kemasan botol airless yang minim kontak udara, karena desainnya dirancang khusus untuk menjaga kandungan aktif skincare tetap stabil lebih lama.

Tips Tambahan Saat Membeli Share in Jar

Selalu tanyakan kapan produk dipindahkan ke jar, karena semakin lama produk terbuka dari kemasan asli, semakin besar risiko kontaminasi. Hindari juga membeli dari seller yang tidak bisa menunjukkan foto kemasan asli produk sebagai bukti keasliannya.

Cara Mengetahui Produk Skincare Aman Sebelum Membeli

Lakukan uji coba kecil di area kulit yang tidak terlalu terlihat, seperti belakang telinga atau pergelangan tangan, sebelum menggunakan produk secara menyeluruh di wajah. Tunggu sekitar 24 jam untuk melihat reaksi alergi.

Perhatikan juga tekstur dan aroma produk. Jika berbeda dari produk aslinya, sebaiknya hentikan pemakaian karena bisa jadi produk sudah terkontaminasi atau tidak asli.

Menyimpan Skincare Share in Jar dengan Benar

Simpan jar di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung yang bisa mempercepat kerusakan kandungan aktif di dalamnya. Selalu tutup rapat setelah pemakaian agar udara tidak terus-menerus masuk.

Gunakan spatula kecil saat mengambil produk, bukan langsung dengan jari, untuk mengurangi risiko kontaminasi bakteri selama masa pemakaian.

Kenali Ciri Skincare Share in Jar yang Sudah Tidak Layak Pakai

Waspadai perubahan warna, tekstur menggumpal, atau muncul bintik-bintik kecil pada permukaan produk, karena ini bisa jadi tanda kontaminasi bakteri atau jamur. Aroma yang berubah menjadi tengik atau asam juga menandakan kandungan aktif di dalamnya sudah rusak. Jika menemukan salah satu tanda ini, sebaiknya hentikan pemakaian meski tanggal kedaluwarsa pada label belum terlewati, karena tanggal tersebut mengacu pada kemasan asli yang belum dibuka, bukan produk yang sudah dipindahkan ke jar terbuka.

Sisi Legalitas: Bagaimana Aturan BPOM Memandang Produk Repack?

Dari sisi regulasi, produk kosmetik yang beredar di Indonesia idealnya memiliki nomor izin edar (NIE) dari BPOM sesuai kemasan aslinya. Ketika produk dipindahkan ke wadah lain seperti jar tanpa label resmi, informasi penting seperti nomor izin edar, tanggal produksi, dan komposisi lengkap ikut hilang. Ini membuat konsumen kesulitan memverifikasi keaslian dan keamanan produk yang mereka beli, dan secara aturan, praktik repack seperti ini berada di area abu-abu karena tidak lagi sesuai kemasan yang didaftarkan resmi oleh brand.

Sebagai konsumen, hal ini penting diketahui agar tidak sepenuhnya bergantung pada klaim seller, dan tetap melakukan verifikasi mandiri terhadap produk yang dibeli.

Tips bagi Seller yang Ingin Berjualan Share in Jar dengan Lebih Aman

Bagi pelaku usaha yang tetap ingin menjual produk share in jar, ada beberapa langkah yang bisa meminimalkan risiko bagi pembeli. Gunakan wadah jar food grade yang benar-benar bersih dan disterilkan sebelum diisi, bukan wadah bekas pakai. Cantumkan tanggal pemindahan produk pada label jar, serta informasikan dengan jujur kepada pembeli bahwa produk merupakan hasil repack, bukan kemasan asli dari brand.

Pilih juga jar kosmetik dengan tutup rapat dan bahan yang tidak bereaksi dengan kandungan skincare agar produk yang dijual tetap terjaga kualitasnya selama masa penyimpanan di tangan seller maupun pembeli.

Temukan informasi menarik lainnya hanya di GudangKemasan.com, situs penyedia kemasan botol berkualitas dengan harga terbaik dan terlengkap se-Bali dan Nusa Tenggara.

#Kemasan kosmetik #Kemasan skincare #Share in jar