Desain & Branding Kemasan

Ide Desain Kemasan Produk yang Kreatif dan Menarik

03 Apr 2019 Oleh Gudang Kemasan
Daftar Isi 2 bagian
  1. 01 Ide Desain Kemasan Produk yang Kreatif dan Menarik
  2. 02 Menggabungkan Beberapa Gaya Desain dalam Satu Lini Produk

Membicarakan ide desain kemasan produk sering membuat orang bingung harus mulai dari mana. Rasa bingung ini justru memunculkan banyak ide menarik, sehingga proses mendesain memakan waktu lama.

Tidak sedikit orang yang menginginkan desain sederhana namun tetap punya ciri khas. Ada yang memilih desain 2D lalu dicetak dalam bentuk sesungguhnya, ada pula yang memakai teknik 3D agar kemasan tampil lebih khas.

Jika Anda ingin memahami dasar-dasarnya lebih dulu, kami sudah membahas 5 faktor penting dalam desain kemasan produk yang wajib diperhatikan. Sebelum menentukan desain kemasan yang ingin dipakai, simak dulu beberapa ide desain kemasan produk berikut ini.

Ide Desain Kemasan Produk yang Kreatif dan Menarik

Gaya Origami

Kemasan bergaya origami sudah pasti unik dan menarik. Gaya ini bahkan bisa menjadi ciri khas tersendiri bagi bisnis Anda.

Jika Anda cukup berani menciptakan desain origami berupa sketsa, cobalah wujudkan dulu dengan mockup kasar di atas kertas sebelum membuatnya di komputer. Cara ini membantu Anda memvisualisasikan bagaimana layout 2D akan diterjemahkan menjadi produk 3D.

Label Sederhana ala Easy-Peasy

Label adalah pilihan sempurna untuk toko independen dan usaha kecil. Label memudahkan konsumen saat mencari sebuah produk.

Label dan stempel sederhana juga praktis karena mudah diedit dan diubah ukurannya agar sesuai berbagai jenis produk. Label bisa ditempel ke botol atau dibungkus longgar sesuai kemasan produk.

Jenis label ini murah saat dicetak dan cocok bagi Anda yang baru memulai usaha dan ingin segera mempromosikan produk.

Tipografi yang Menjual

Tipografi adalah seni mengatur huruf, kata, dan paragraf pada ruang yang tersedia untuk menciptakan kesan tertentu. Tipografi yang baik membuat pembaca lebih nyaman saat membaca informasi pada kemasan.

Perhatikan kemasan minuman seperti wine atau bir, Anda akan menemukan tipografi khas pada label produk-produk tersebut.

Saat mendesain kemasan, cobalah bereksperimen dengan beberapa gaya huruf berbeda pada desain awal. Tunjukkan beberapa opsi desain kepada calon konsumen, teman, atau keluarga untuk mendapatkan tipografi yang paling tepat.

Palet Warna-Warna Alami

Kemasan dan label dengan palet warna alami akan menambah kesan natural sekaligus daya tarik tersendiri bagi calon konsumen. Contohnya kemasan berbentuk daun dengan warna alami seperti daun kering.

Sebagai pebisnis, Anda perlu pandai bermain dengan berbagai jenis desain kemasan agar mendapatkan desain yang tepat dan cocok untuk produk Anda.

Tampil Maskulin dengan Hitam Putih

Anda juga bisa mendesain kemasan dengan warna yang cenderung maskulin atau unisex, misalnya kombinasi hitam dan putih.

Saat ini desain kemasan untuk pria dan wanita cenderung berbeda signifikan, terutama pada pemilihan warna. Jika produk Anda tidak membidik gender tertentu, kemasan hitam putih bisa menjadi pilihan tepat.

Kesan Feminin lewat Pola

Desain kemasan dengan pola feminin bukan berarti dikhususkan untuk wanita saja, melainkan untuk menjadi ciri khas sebuah produk.

Menambahkan pola pada kemasan adalah cara efektif menghadirkan kesan cantik pada desain Anda. Pola bergaya wallpaper klasik atau motif ala William Morris bisa menambah daya tarik retro pada produk apa pun.

Jadikan Kemasan sebagai Iklan Berjalan

Tren kemasan terus berubah dari waktu ke waktu. Bahkan ada produsen yang mengikuti tren fashion untuk diterapkan pada kemasan agar hasilnya terlihat lebih modern.

Namun, jangan lupa menjadikan kemasan sebagai iklan berjalan. Cobalah membuat tas belanja branded untuk memperluas jangkauan iklan lewat interaksi pelanggan dan membawa merek Anda ke khalayak lebih luas.

Dengan begitu, peluang produk Anda dikenal masyarakat akan semakin besar. Jika ingin menerapkan hal ini, Anda bisa memesan shopping bag secara online di kami dengan aneka desain dan ukuran.

Kemasan yang konsisten juga turut memaksimalkan branding lewat kemasan yang menonjol, sehingga produk Anda makin mudah diingat pelanggan. Agar desain kemasan Anda tetap relevan, ada baiknya juga mengikuti tren desain kemasan terkini sebelum memutuskan konsep akhir.

Menggabungkan Beberapa Gaya Desain dalam Satu Lini Produk

Anda tidak harus terpaku pada satu gaya desain saja untuk seluruh varian produk. Beberapa merek justru menggabungkan dua gaya, misalnya tipografi yang menjual dipadukan dengan palet warna alami, untuk menciptakan identitas visual yang tetap unik namun mudah dikenali di setiap varian.

Kuncinya adalah menjaga elemen tertentu tetap konsisten di semua varian, seperti posisi logo atau bentuk kemasan, sementara elemen lain seperti warna atau pola bisa dibedakan untuk menandai varian rasa atau ukuran yang berbeda.

Memilih Vendor Cetak yang Tepat untuk Merealisasikan Ide Desain

Ide desain sekreatif apa pun akan sia-sia jika vendor cetak yang Anda pilih tidak mampu merealisasikannya dengan hasil yang baik. Sebelum memesan dalam jumlah besar, mintalah contoh hasil cetak sebelumnya dari vendor tersebut untuk menilai kualitas warna, ketajaman detail, dan konsistensi hasil produksi.

Tanyakan juga soal minimum order, lama pengerjaan, serta kemampuan vendor menyesuaikan bahan kemasan dengan desain yang Anda inginkan, agar proses dari ide hingga produk jadi berjalan lancar sesuai rencana bisnis Anda.

Simpan pula dokumentasi setiap ide desain yang pernah dieksplorasi, meski belum dipakai saat ini. Arsip ide ini bisa menjadi referensi berharga ketika Anda ingin meluncurkan varian produk baru atau melakukan penyegaran kemasan di masa mendatang tanpa harus memulai proses kreatif dari nol.

Itulah beberapa ide desain kemasan produk yang perlu Anda ketahui. Informasi ini penting, terutama jika Anda sedang membangun bisnis dan ingin memasarkan produk dengan label yang sesuai deskripsi produknya.

Jika saat ini Anda ingin membuat kemasan dan label, Anda bisa memesannya secara online di kami dan merealisasikan desain yang sudah Anda buat sebelumnya.