
Pandemi virus covid-19 membuat banyak sekali orang yang mulai merintis bisnis. Selain karena aktivitas rumah yang padat, hal ini juga bisa memberikan penambaham pemasukan.
Ingin memulai bisnis, tapi masih galau ingin menjalankan bisnis yang seperti apa. Satu hal uang jelas, cari bisnis yang tidak membutuhkan modal terlalu banyak tapi bisa memberikan keuntungan yang cukup menjanjikan.
Menurut seorang perencana keuangan profesional, ada sejumlah alternatif bisnis yang dapat dilakukan di masa new normal dengan modal yang minimalis.
Pastikan Bisnis Kuliner Rumahan yang Dipilih Tengah Populer

Saat hendak menjalankan bisnis kuliner rumahan, sebaiknya mulailah dengan modal yang seminim mungkin. Misalnya saja, dengan menggunakan sistem PO atau pre order lebih dulu.
Langkah tersebut dilakukan agar bisa tahu seberapa besar minat pasar akan hasil olahan kuliner rumahan yang dibuat. Selanjutnya, jika sudah diketahui berapa jumlah yang berminat, maka baru bisa memulai membuat olahan kuliner tersebut.
Jadi tawarkan lebih dulu menu kuliner ke target market yang dibidik, jangan buru-buru masak dulu. Bisa dengan mempromosikannya ke sekitar lingkungan. Sehingga risikonya tidak terlalu besar nantinya.
Sistem Dibayar di Muka

Bagi Anda dengan modal yang terbatas, bisa juga menggunakan sistem DP (Down Payment) atau uang muka yang dibayarkan lebih dulu sebagai modal belanja yang juga menjadi tanda jadi.
Seperti misalnya, Anda menawarkan menu makanan dengan harga Rp20.000. Maka calon pembeli yang melakukan pemesanqn bisa membayar setengah dulu sekitar Rp10.000 sebagai tanda jadi sekaligus modal belanja dan sisanya dibayarkan setelah masakan sudah siap dan diantarkan ke rumah.
Bisnis Reseller

Selain membuka bisnis kuliner rumahan, Anda juga bisa memulai dengan bisnis reseller. Pasalnya, jenis bisnis ini memiliki tingkat risiko yang cukup rendah ditambah modal yang diperlukan juga tidak terlalu banyak.
Sebelum benar-benar menjalankan bisnis reseller, Anda juga harus memilahnya agar meminimalisir risiko. Misalnya dengan memilih yang tak perlu mengeluarkan modal lebih dulu.
Cari produk yang dapat di reseller dan bisa dipasarkan melalui media sosial. Pastikan juga harga jual yang akan ditawarkan dapat dinaikan sehingga bisa mengklaim gap keuntungannya.
Misalnya saja, Anda menjual produk dengan harga Rp200.000. Maka produk tadi bisa dijual kembali dengan harga Rp250.000. Kelebihan tersebut nantinya dapat diklaim sebagai pendapatan. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan keuntungan yang cukup besar jika penjualan bisa sering terjadi.
Demikian tadi informasi menarik tentang pilihan bisnis menarik setelah new normal diberlakukan. Pastikan, agar melakukan kroscek dengan bisnis yang akan dilakukan. Agar bisa meminimalkan risiko yang ada. Selamat mencoba.