Kemasan Makanan

Tips Memilih Kemasan Makanan yang Aman Digunakan

09 Jun 2019 Oleh Bali Web Design
Daftar Isi 2 bagian
  1. 01 Tips Memilih Kemasan Makanan yang Aman Digunakan
  2. 02 Mengenal Standar Kemasan Food Grade

Usaha kuliner menjadi peluang bisnis yang banyak diminati karena berkaitan dengan kebutuhan pokok manusia, yaitu pangan. Coba perhatikan sekitar Anda, mulai dari pedagang gorengan, warung, hingga depot kecil pasti mudah ditemukan. Persaingan di bidang ini pun semakin ketat.

Konsumen kini semakin cerdas dan selektif dalam memilih makanan. Variasi menu dan rasa saja tidak cukup jika tidak dibarengi kebersihan dan keamanan pangan, termasuk jenis kemasan makanan aman yang digunakan pelaku usaha kuliner.

Pedagang dengan tempat usaha bersih dan kemasan makanan yang aman akan mendapat nilai lebih di mata konsumen.

Tips Memilih Kemasan Makanan yang Aman Digunakan

Bagi Anda yang berencana membuka usaha kuliner atau sudah menjalankannya, kenali beberapa jenis kemasan yang aman digunakan berikut ini.

Kemasan yang Kedap Udara

Kemasan kedap udara mencegah kontaminasi dari debu atau udara luar sehingga kualitas makanan tetap terjaga.

Kemasan yang Tahan Air

Plastik menjadi pilihan paling banyak digunakan dalam usaha kuliner karena tahan air dan fleksibel. Namun, tidak semua jenis plastik aman untuk membungkus makanan.

Gunakan kemasan plastik bening atau putih, terutama untuk makanan panas. Kemasan plastik berwarna, khususnya hitam, sebaiknya dihindari karena mengandung zat kimia yang bisa berbahaya jika terkena panas.

Beri Lapisan pada Kemasan Styrofoam

Kemasan styrofoam tidak sepenuhnya aman karena berisiko melarutkan material kimia ke dalam makanan. Untuk meminimalkan risiko ini, gunakan alas atau lapisan tambahan seperti daun atau kertas minyak.

Pilih Kemasan dengan Sirkulasi Udara

Beberapa jenis makanan, terutama yang bersuhu tinggi setelah diolah, membutuhkan sirkulasi udara. Sesuaikan jenis sirkulasi ini dengan jenis makanan yang dikemas.

Hindari Kertas Bercetak sebagai Pembungkus

Beberapa pedagang gorengan menggunakan kertas sebagai alas karena mampu menyerap minyak. Namun, kertas koran atau kertas bercetak lainnya sebaiknya tidak langsung bersentuhan dengan makanan, terutama saat masih panas.

Selain kebersihannya diragukan, tinta pada kertas bisa terurai menjadi zat kimia berbahaya jika terkena panas. Gunakan kertas minyak atau tisu khusus makanan sebagai alas penyerap minyak.

Mengenal Standar Kemasan Food Grade

Selain memilih jenis bahan yang tepat, pastikan kemasan yang Anda gunakan sudah memenuhi standar food grade. Simbol food grade biasanya tercantum di kemasan berupa gambar gelas dan garpu, menandakan bahan tersebut aman bersentuhan langsung dengan makanan. Anda bisa mempelajari lebih lanjut tentang standar kemasan food grade untuk industri kuliner agar produk Anda semakin dipercaya konsumen.

Perbandingan Bahan Kemasan Makanan

  • Plastik food grade: ringan, murah, dan fleksibel, tetapi harus dipastikan bebas BPA terutama untuk makanan panas.
  • Kertas minyak: cocok sebagai alas penyerap minyak, tapi kurang cocok untuk makanan berkuah atau basah.
  • Styrofoam: murah dan ringan, namun berisiko melarutkan zat kimia sehingga perlu lapisan tambahan.
  • Kemasan kertas food grade: lebih ramah lingkungan dan aman untuk makanan panas, meski daya tahan terhadap air lebih rendah dibanding plastik.

Kesalahan Umum dalam Memilih Kemasan Makanan

Banyak pelaku usaha kuliner memilih kemasan hanya berdasarkan harga termurah tanpa memeriksa apakah bahan tersebut benar-benar aman untuk makanan. Kesalahan ini bisa berdampak pada kesehatan konsumen sekaligus merusak reputasi usaha dalam jangka panjang.

Kesalahan lain adalah menggunakan satu jenis kemasan untuk semua jenis makanan, padahal setiap makanan punya kebutuhan kemasan berbeda. Makanan berkuah misalnya, membutuhkan kemasan yang benar-benar kedap agar tidak bocor saat dibawa. Jika Anda ingin mendesain kemasan makanan yang lebih menarik sekaligus aman, simak juga tips desain kemasan makanan yang wajib diperhatikan.

Dengan memperhatikan kemasan pangan yang digunakan, Anda tidak hanya mengejar keuntungan tetapi juga menjaga kesehatan konsumen. Perhatian ini membuat konsumen merasa dihargai sekaligus meningkatkan kredibilitas bisnis Anda.

Mengenal Kode Daur Ulang pada Kemasan Plastik Makanan

Setiap kemasan plastik biasanya memiliki simbol segitiga panah dengan angka di dalamnya yang menunjukkan jenis resin plastik yang digunakan. Angka 1 (PET) dan angka 5 (PP) umumnya dianggap paling aman untuk kemasan makanan sekali pakai, sementara angka 3 (PVC) dan angka 6 (PS atau styrofoam) sebaiknya dihindari untuk makanan panas karena berisiko melepaskan zat kimia berbahaya. Mengenali kode ini membantu Anda memilih kemasan yang benar-benar aman, bukan sekadar mengandalkan tampilan fisik plastik yang terlihat bening dan bersih.

Bagi pelaku usaha kuliner, membiasakan diri membaca kode daur ulang pada kemasan yang dibeli dari supplier juga membantu menghindari kesalahan memilih bahan yang berisiko bagi kesehatan konsumen.

Sertifikasi PIRT dan BPOM untuk Usaha Kuliner Rumahan

Selain memilih kemasan yang aman, usaha kuliner rumahan yang ingin berkembang lebih besar sebaiknya mengurus izin PIRT dari dinas kesehatan setempat. Izin ini menjadi bukti bahwa proses produksi dan pengemasan produk Anda sudah memenuhi standar keamanan pangan dasar. Untuk produk tertentu seperti minuman kemasan atau makanan dengan klaim kesehatan khusus, mungkin diperlukan izin edar dari BPOM yang prosesnya lebih detail dibanding PIRT.

Memiliki legalitas ini bukan hanya soal kepatuhan hukum, tetapi juga menjadi nilai jual tersendiri karena konsumen kini semakin memperhatikan legalitas produk sebelum memutuskan membeli, terutama untuk usaha yang mulai dipasarkan secara online.

Edukasi Konsumen Lewat Informasi pada Kemasan

Kemasan makanan tidak hanya berfungsi melindungi produk, tetapi juga bisa menjadi media edukasi bagi konsumen. Mencantumkan informasi seperti cara penyimpanan yang benar, anjuran konsumsi setelah kemasan dibuka, atau cara membuang kemasan yang bertanggung jawab membantu membangun citra usaha yang peduli terhadap keamanan dan kenyamanan pelanggan.

Konsumen yang merasa mendapat informasi lengkap dan jujur dari kemasan produk cenderung lebih percaya dan loyal, dibanding produk sejenis yang hanya mengandalkan tampilan menarik tanpa informasi pendukung yang jelas.

Itulah penjelasan tentang cara memilih kemasan makanan yang aman digunakan. Jika Anda masih bingung mencari gudang kemasan yang tepat, Gudang Kemasanku siap membantu.

Silakan order kemasan di gudang kemasan kami sesuai kebutuhan bisnis Anda. Jika kemasan yang Anda cari belum tersedia atau tidak sesuai kriteria, hubungi kami di WA: +6287702063388 atau datang langsung ke toko Gudang Kemasanku.