Desain & Branding Kemasan

Cara Membuat Desain Kemasan Efektif dan Menarik

10 Jun 2019 Oleh Bali Web Design

Menjual produk dengan harga terjangkau memang mendorong keuntungan, namun merancang desain kemasan efektif sama pentingnya. Berikut tips dan strategi merancang kemasan yang mampu mendorong penjualan produk Anda.

Cara Membuat Desain Kemasan Efektif dan Menarik

Simple dan Jelas

Pelanggan hanya membutuhkan sekitar empat detik untuk memeriksa produk Anda. Karena itu, kemasan harus segera menjawab pertanyaan mereka, seperti produk apa ini dan apa manfaatnya.

Sampaikan pesan secara efisien lewat nama produk, gambar, dan deskripsi yang jelas serta mudah dipahami.

Kejujuran

Jangan memberikan informasi yang tidak jujur tentang produk Anda. Misalnya, mengklaim produk bisa mengobati segala penyakit gatal padahal hanya untuk panu.

Klaim berlebihan memang bisa meningkatkan penjualan di awal, tetapi akhirnya membuat pelanggan kecewa dan enggan membeli lagi.

Kenali Pelanggan Anda

Mengetahui konsumen inti akan mendorong ide desain kemasan yang tepat. Jika target Anda perempuan berusia 15-25 tahun, kemasannya harus berbeda dibanding untuk pria berusia 40-60 tahun.

Informasi ini akan memudahkan setiap keputusan desain yang Anda buat.

Kenali Pesaing Anda

Luangkan waktu mempelajari kompetitor tersukses yang akan Anda hadapi. Cari tahu kesamaan desain mereka dan bagaimana Anda bisa tampil berbeda.

Misalnya, jika pesaing hanya menggunakan plastik transparan tanpa warna, Anda bisa menggunakan plastik berwarna namun tetap simple dan jelas.

Jangan Berhemat pada Kualitas

Gunakan bahan terbaik untuk membuat desain kemasan. Pelanggan sering menentukan pilihan hanya dari kesan kemasan yang terlihat berkualitas.

Produk berkualitas tinggi tidak akan mendapat perhatian yang layak tanpa kemasan yang berkualitas pula.

Kemasan yang Praktis

Kepraktisan penting, terutama jika kemasan menjadi bagian dari fungsi produk, seperti botol saus kaca.

Banyak produk yang beralih dari kemasan kaca yang sulit digunakan ke kemasan plastik praktis, dan terbukti meningkatkan penjualan mereka.

Gunakan Logo yang Fleksibel

Buat logo yang memungkinkan produk Anda berkembang ke varian atau sub-brand lain. Jika Anda membuat saus tomat, jangan jadikan gambar tomat sebagai logo utama.

Sebaiknya gunakan tomat hanya pada gambar kemasan, sehingga jika suatu saat membuat produk kecap kedelai dengan merek yang sama, Anda tidak perlu mengubah logo.

Gunakan Tipografi yang Mudah Dibaca

Ingat, pelanggan hanya punya waktu sekitar empat detik untuk memperhatikan produk Anda. Gunakan tipografi yang jelas dan mudah dibaca.

Hindari font mewah yang sulit dibaca, dan pastikan warna font cocok dengan warna kemasan secara keseluruhan.

Ikuti Perkembangan Tren

Desain yang bagus hari ini tidak akan relevan selamanya. Bahkan merek terbesar di dunia terus memperbarui kemasannya untuk menjaga popularitas.

Tinjau perkembangan desain kemasan sesuai produk Anda dan cari tahu apa yang diinginkan konsumen dari waktu ke waktu.

Itulah penjelasan tentang cara membuat desain kemasan efektif dan menarik. Jika Anda masih bingung mencari gudang kemasan yang tepat, Gudang Kemasanku siap membantu.

Silakan order kemasan di gudang kemasan kami sesuai kebutuhan bisnis Anda. Jika kemasan yang Anda cari belum tersedia atau tidak sesuai kriteria, hubungi kami di WA: +6287702063388 atau datang langsung ke toko Gudang Kemasanku.

Kesalahan Umum dalam Mendesain Kemasan Produk

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah terlalu fokus pada estetika tanpa mempertimbangkan fungsi kemasan itu sendiri. Kemasan yang indah tapi sulit dibuka atau mudah rusak saat pengiriman justru bisa merusak pengalaman pelanggan dan menurunkan kepercayaan terhadap produk Anda.

Kesalahan lain adalah mengubah desain kemasan terlalu sering tanpa alasan yang jelas. Perubahan drastis pada desain bisa membuat pelanggan lama kesulitan mengenali produk Anda di rak, terutama jika perubahan dilakukan tanpa mempertahankan elemen ciri khas seperti warna dominan atau bentuk logo.

Pertimbangan Biaya: Kemasan Custom vs Kemasan Ready Stock

Kemasan custom memang memberi keleluasaan penuh dalam desain, tapi biasanya membutuhkan biaya produksi lebih tinggi dan jumlah pesanan minimum yang besar. Bagi UMKM yang baru memulai, memilih kemasan ready stock lalu menambahkan label atau stiker branding bisa jadi solusi lebih hemat sambil tetap menjaga tampilan produk tetap menarik. Setelah bisnis berkembang dan volume penjualan meningkat, barulah beralih ke kemasan custom bisa dipertimbangkan untuk memperkuat identitas brand secara lebih maksimal.

Uji Coba Kemasan Sebelum Produksi Massal

Sebelum mencetak kemasan dalam jumlah besar, lakukan uji coba dengan mencetak sampel dalam jumlah kecil terlebih dahulu. Minta pendapat calon konsumen atau kolega bisnis tentang kesan pertama mereka terhadap desain kemasan tersebut. Masukan dari orang luar sering kali membantu menemukan kekurangan yang mungkin terlewat karena Anda sudah terlalu familiar dengan desain tersebut selama proses pembuatannya.

Perhatikan Regulasi Label Kemasan Produk

Selain aspek estetika, pastikan desain kemasan Anda mencantumkan informasi wajib sesuai ketentuan yang berlaku, seperti komposisi, berat bersih, tanggal produksi, dan izin edar jika produk Anda termasuk kategori makanan, minuman, atau kosmetik. Melewatkan informasi ini bisa membuat produk sulit dipasarkan secara resmi, terutama jika Anda berencana menjual produk ke toko retail atau minimarket besar.

Sesuaikan Desain dengan Media Penjualan

Jika produk Anda dijual secara online, pastikan desain kemasan tetap terlihat menarik dalam bentuk foto produk, karena calon pembeli hanya melihat kemasan lewat gambar sebelum memutuskan membeli. Sebaliknya, jika dijual di toko fisik, pertimbangkan bagaimana kemasan akan terlihat saat disusun berdampingan dengan produk kompetitor di rak yang sama, sehingga desain Anda tetap menonjol dari jarak pandang normal konsumen.