Peringatan Keamanan: Nomor WhatsApp lama 0877-0206-3388 telah diretas dan tidak lagi kami gunakan — mohon abaikan pesan dari nomor tersebut. Nomor resmi kami sekarang: 0819-2999-9363.
Kemasan Kosmetik & Skincare

Tips Memilih Kemasan Produk Skincare yang Tepat

18 Agu 2021 • Oleh Heni Nurhayati
Daftar Isi 8 bagian
  1. 01 Ketahui Komposisi Bahan Skincare
  2. 02 Estetika, Daya Tahan, dan Fungsionalitas
  3. 03 Bandingkan Bahan Kemasan yang Berbeda
  4. 04 Kesalahan yang Sering Terjadi saat Memilih Kemasan Skincare
  5. 05 Kriteria Praktis Sebelum Memutuskan Kemasan
  6. 06 Kapan Waktu Tepat Mengganti Kemasan Skincare Anda
  7. 07 Legalitas Kemasan dan Notifikasi BPOM untuk Produk Skincare
  8. 08 Uji Stabilitas Dipercepat sebelum Produksi Massal

Bahan adalah salah satu pertimbangan terpenting saat memilih kemasan produk skincare. Dengan banyaknya pilihan yang tersedia, Anda perlu mempertimbangkan tampilan, daya tahan, dan keberlanjutan.

Berikut panduan yang membantu Anda memilih bahan kemasan skincare yang tepat.

Ketahui Komposisi Bahan Skincare

Banyak brand harus memformulasi ulang produknya karena bahan kemasan bereaksi negatif dengan isi produk. Jika keduanya tidak kompatibel, Anda bisa menghadapi masalah kualitas, mulai dari kebocoran hingga kontaminasi.

Kemasan yang cacat juga bisa merusak reputasi produk di mata konsumen maupun outlet ritel. Sebaliknya, memahami komposisi bahan dan memilih kemasan yang tepat membantu menekan biaya, memperpanjang umur simpan, dan menjaga branding tetap positif.

Estetika, Daya Tahan, dan Fungsionalitas

Kemasan terbaik harus menarik bagi pelanggan sekaligus menjaga produk tetap aman sepanjang masa simpannya. Bahan kemasan juga perlu cukup kuat untuk melindungi produk dari panas dan kelembapan.

Pikirkan juga bagaimana Anda ingin pelanggan merasakan produk Anda, baik saat dibeli secara ritel maupun online.

Bandingkan Bahan Kemasan yang Berbeda

Berikut beberapa bahan yang paling umum digunakan untuk kemasan produk skincare.

Kemasan Kaca

Kaca menjadi salah satu pilihan kemasan tertua dan terpopuler di industri kecantikan. Kaca bening atau ‘flint’ sering dipakai untuk wewangian dan dianggap solusi pengemasan yang ramah lingkungan. Tampilannya yang kelas atas memberi pengalaman positif bagi konsumen.

Polyethylene Terephthalate (PET/PETE)

Plastik PET jadi alternatif menarik dari kaca karena tetap memberi tampilan jernih. Bobotnya jauh lebih ringan dari kaca, sehingga konsumen mudah membawa produk Anda saat bepergian.

High-Density Polyethylene (HDPE)

Plastik HDPE ideal untuk kemasan skincare karena daya tahan, kekuatan, dan ketahanannya terhadap sebagian besar asam. Harganya juga terjangkau, cocok untuk perusahaan yang baru merintis.

Plastik Polipropilena (PP)

Wadah polipropilena adalah pilihan populer untuk produk perawatan kulit, terutama krim dan losion.

Logam

Sebagai alternatif plastik, konsumen mulai melirik logam sebagai solusi kemasan berkelanjutan. Bahan ini tahan lama dan tampil memukau di rak, tetapi pastikan Anda menguji kompatibilitasnya dengan produk terlebih dahulu.

Kesalahan yang Sering Terjadi saat Memilih Kemasan Skincare

Selain memahami jenis bahan, banyak brand skincare pemula juga terjebak beberapa kesalahan berikut saat memilih kemasan.

  • Tidak menguji kompatibilitas bahan aktif dengan wadah. Produk berbahan aktif seperti vitamin C atau retinol bisa bereaksi dengan plastik tertentu dan berubah warna atau kehilangan efektivitas.
  • Mengabaikan perlindungan dari cahaya. Produk yang sensitif terhadap sinar UV sebaiknya dikemas dalam botol gelap atau buram agar kandungan aktifnya tidak cepat rusak.
  • Memilih kemasan hanya berdasarkan tampilan. Kemasan yang cantik tapi tidak fungsional, misalnya sulit dituang atau bocor, justru mengecewakan pelanggan.
  • Tidak memperhitungkan biaya produksi jangka panjang. Kemasan custom yang rumit bisa menaikkan biaya produksi secara signifikan saat volume produksi meningkat.

Kriteria Praktis Sebelum Memutuskan Kemasan

Agar tidak salah pilih, perhatikan beberapa kriteria berikut sebelum menentukan kemasan produk skincare Anda.

  • Pastikan kemasan mudah digunakan konsumen, misalnya lewat pump, dropper, atau tutup ulir yang praktis.
  • Sesuaikan ukuran kemasan dengan kebiasaan pemakaian produk, apakah untuk penggunaan harian atau sesekali.
  • Perhatikan daya tahan kemasan terhadap suhu ruang penyimpanan maupun saat proses pengiriman.
  • Pertimbangkan aspek keberlanjutan, seperti kemasan yang bisa didaur ulang atau diisi ulang.

Jika Anda tertarik pada kemasan berbahan modern seperti botol airless yang menjaga kandungan aktif tetap stabil, simak kemasan kosmetik modern botol airless dan pot akrilik untuk referensi tambahan. Untuk produk losion atau body care cair, pelajari juga pilihan botol body lotion berkualitas untuk produk skincare.

Selain botol, wadah berbentuk pot juga banyak dipakai untuk krim dan lulur. Lihat pilihan lengkapnya di kategori Pot Kosmetik kami.

Kapan Waktu Tepat Mengganti Kemasan Skincare Anda

Kemasan skincare tidak selalu harus diganti secara berkala, tapi ada beberapa tanda yang menunjukkan sudah waktunya melakukan pembaruan. Misalnya, jika mulai banyak keluhan kebocoran, warna produk berubah lebih cepat dari biasanya, atau kompetitor mulai tampil lebih menarik di rak yang sama.

Perubahan formula produk juga sering menjadi alasan untuk meninjau ulang kompatibilitas kemasan. Selalu lakukan uji simpan sebelum meluncurkan kemasan baru secara massal agar terhindar dari masalah di kemudian hari.

Legalitas Kemasan dan Notifikasi BPOM untuk Produk Skincare

Setiap produk skincare yang beredar di Indonesia wajib memiliki nomor notifikasi BPOM. Proses ini juga mempertimbangkan jenis kemasan yang digunakan, terutama untuk produk dengan bahan aktif sensitif, sehingga penting memastikan kemasan sudah lolos uji kompatibilitas sebelum mengajukan notifikasi agar tidak perlu mengulang proses dari awal akibat kemasan bermasalah.

Uji Stabilitas Dipercepat sebelum Produksi Massal

Sebelum meluncurkan produk secara luas, banyak brand skincare melakukan uji stabilitas dipercepat, yaitu menyimpan produk dalam kemasan pada suhu dan kelembapan ekstrem selama beberapa minggu untuk memprediksi perubahan yang mungkin terjadi selama masa simpan normal. Uji ini membantu mendeteksi masalah seperti perubahan warna, tekstur, atau kebocoran lebih awal.

Biaya Kemasan bagi Brand Skincare Indie

Brand skincare skala kecil atau indie sering terkendala biaya kemasan custom yang tinggi. Solusinya, mulai dengan kemasan stok (stock packaging) yang sudah tersedia di pasaran namun tetap diberi label custom berkualitas, baru beralih ke kemasan custom penuh setelah skala produksi dan permintaan pasar cukup besar.

Kompatibilitas Pompa Airless dengan Berbagai Tekstur Produk

Kemasan airless bekerja dengan sistem vakum yang meminimalkan kontak produk dengan udara, sehingga cocok untuk serum atau essence yang mudah teroksidasi. Namun, pastikan viskositas produk Anda sesuai dengan mekanisme pompa airless yang dipilih, karena produk yang terlalu kental berisiko sulit keluar sepenuhnya dari kemasan.

Memilih bahan kemasan produk skincare memang tidak mudah, dan kami siap membantu. GudangKemasan menyediakan kemasan dalam berbagai bentuk, ukuran, dan bahan berkualitas. Kunjungi GudangKemasan.com dan pilih kemasan terbaik untuk produk skincare Anda sekarang!

#jenis-jenis kemasan #Kemasan skincare #Tips memilih kemasan