
Menggunakan hand sanitizer jadi opsi terbaik ketika fasilitas untuk cuci tangan tak tersedia. Akan tetapi, cuci tangan dengan menggunakan sabun lalu dibilas dengan air mengalir ternyata tetap jadi langkah yang lebih dianjurkan untuk bisa mencegah tertularnya virus Corona daripada selalu menggunakan hand sanitizer di setiap waktu.
Waspada Kandungan Berbahaya Pada Hand Sanitizer

Belakangan ini, FDA atau Food and Drug Administration Amerika Serikat menambahkan daftar brand untuk hand sanitizer yang dianggap mengandung racun dan berbaha bagi kesehatan. Setidaknya ada hampir 70 lebih jenis produk hand sanitizer yang ditemukan memiliki kandungan metanol. Sebagaimana diketahui bahwa kandungan ini cukup berbahaya jika terserap kulit.
Sebelumnya, sekitar bulan juni lalu FDA juga telah mengeluarkan sejumlah peringatan mengenai bahaya kandungan metanol yang ada dalam sejumlah produk hand sanitizer. Bahkan dengan kadar tertentu, metanol yang merupakan salah satu jenis alkohol ini dapat menyebabkan dampak yang cukup fatal. Seperti masalah kebutaan, hingga memicu kematian jika tak sengaja tertelan.
Badan keamanan pangan Amerika FDA sendiri sampai saat ini bahkan telah mencatat ada sekitar 77 produk hand sanitizer yang memiliki kandungan metanol. Setiap orang kini harus selalu menjaga kebersihan area tangannya dengan baik. Hal ini mencakup pemakaian hand sanitizer berbasis alkohol saat sabun dan juga air tak tersedia. Sayangnya, beberapa perusahaan justru mengambil banyak keuntungan dari peningkatan pemakaian hand sanitizer saat pandemi tetjadi.
Gejala Akibat Penggunaan Hand Sanitizer yang Mengandung Metanol

Di samping itu, paparan kandungan metanol juga dapat menyebabkan sejumlah gejala klinis seperti berikut ini.
– Muntah
– Mual
– Sakit kepala
– Pusing
– Penglihatan menjadi kabur
– Kebutaan permanen
– Mengalami kejang-kejang
– Kematian
Karena itulah, seseorang baik sengaja ataupun tidak telah terpapar kandungan metanol yang ada di dalam hand sanitizer maka akab lebih baik untuk segera mendapatkan pertolongan secara medis. Hal terdebut dilakukan demi menghindari kemungkinan gejala yang semakin buruk.
Cuci Tangan Masih Lebih Baik

Peringatan tersebut menjadi cukup penting dan bahwa pencegahan paling baik untuk melindungi diri dari virus Corona ialah dengan mencuci bershi kedua tangan. Mencuci tangan bisa dengan menggunakan sabun dan juga air yang mengalir. Paling tidak cuci tangan selama 20 detik, terlebih setelah bersin, batuk, sebelum makan, dan juga ketika keluar kamar mandi.
Menjaga kebersihan tangan dengan hand sanitizer memang sangat baik, akan tetapi jeli dalam memilih produk hand sanitizer yang dijual di pasaran juga cukup penting. Perhatikan apakah hand sanitizer yang dibeli mengandung metanol ataukah tidak. Jeli dalam membeli hand sanitizer akan membantu Anda menjaga diri dan keluarga lebih baik. Semoga bermanfaat.