Artikel

Panduan Memilih Bahan Kemasan Skincare yang Tepat

16 Agu 2021 Oleh Heni Nurhayati

Sebelum merencanakan peluncuran produk skincare, Anda perlu menentukan bahan kemasan skincare yang tepat sedini mungkin. Perhatikan bagaimana bahan kemasan tersebut memberi nilai tambah bagi produk Anda.

Produk perawatan kulit mengandung bahan seperti minyak esensial, asam lemak, surfaktan alami, dan asam buah. Semua bahan ini bisa bereaksi buruk dengan jenis kemasan tertentu.

Contohnya, mentega dan krim bisa larut jika dikemas kantong kertas kraft. Jar akrilik berisiko retak, sementara polypropylene cocok untuk wadah baterai tapi tidak untuk serum wajah. Panduan berikut membantu Anda menentukan pilihan yang tepat.

Rekomendasi Bahan Kemasan Produk Skincare

Polyethylene Terephthalate (PET)


PET, atau dikenal juga sebagai PETE dan Polyester, banyak digunakan untuk botol plastik kosmetik dan minuman. Bahan ini populer karena mampu menjadi penghalang minyak yang kuat antara plastik dan produk di dalamnya.

PET mencegah bahan kimia meninggalkan efek pada plastik dan merusak isi kemasan. Tampilannya bisa sangat bening menyerupai kaca, dan tersedia dalam banyak pilihan warna stok.

PET hadir mulai dari tekstur semi-kaku hingga kaku, ringan, kuat, dan tahan benturan. Bahan ini cocok untuk produk dengan kandungan minyak esensial atau alkohol tinggi.

PP – Plastik Polipropilena

PP bebas BPA dan 100% dapat didaur ulang, menjadikannya pilihan populer untuk wadah skincare. Bentuk kemasannya bisa berupa tube dengan tutup putar atau botol deodoran.

Kaca

Kemasan kaca umumnya dianggap lebih ramah lingkungan, meski biaya pengiriman dan penanganannya di pabrik lebih mahal. Jar kaca gelap cocok untuk minyak esensial, serum, dan lotion kaya vitamin C.

Kemasan kaca juga cocok untuk produk yang ingin tampil kelas atas. Namun, berhati-hatilah menggunakan kemasan kaca untuk lulur dan gel mandi, karena berisiko pecah di kamar mandi. Kaca tersedia dalam warna bening, buram, maupun berwarna.

Bentuk kemasan kaca cukup beragam, mulai dari botol, aplikator bola rol, drum kaca, hingga jar.

Logam

Logam tampil menarik, tetapi membutuhkan lapisan khusus agar cocok dengan produk berkadar minyak esensial tinggi. Uji dulu produk Anda dalam wadah logam untuk memastikan ketahanannya terhadap karat.

Tutup logam mudah tergores selama produksi dan pengiriman, jadi berhati-hatilah dengan tutup aluminium. Logam juga bisa digunakan sebagai pelapis botol berbahan plastik, misalnya pada tutup sekrup dan botol aluminium.

HDPE

HDPE dikenal karena daya tahan dan kekuatannya. Bahan ini tahan terhadap sebagian besar asam, serta cocok untuk produk dengan pelarut seperti alkohol dan surfaktan.

Namun, HDPE kurang cocok untuk produk berkadar minyak esensial tinggi, karena bisa bereaksi dan melarutkan plastik ke dalam produk.

Meski tidak sepenuhnya jernih, HDPE tembus cahaya sehingga isi botol tetap terlihat. Bahan ini mudah didaur ulang dan memiliki kode angka 2 pada kemasannya.

Temukan bahan kemasan skincare terbaik hanya di GudangKemasan, situs terlengkap penyedia botol kemasan se-Bali-Nusa Tenggara. Yuk, order sekarang juga!

#Botol kemasan #Kemasan skincare