Berbisnis sambal rumahan sekarang ini memang jadi peluang bisnis menarik untuk dijalankan. Terutama untuk Anda yang memilik kreativitas dan suka dengan kegiatan memasak tentunya.

Apalagi, setiap daerah di Indonesia
bisa dibilang memiliki sambal dengan cita rasa khas masing-masing. Buat anda yang hendak berbisnis sambal kemasan, tentunya proses pengemasan jadi kunci utama selain cita rasa sambal tersebut.
Tak lain, supaya sambal yang dibuat bisa menembus berbagai wilayah, dan lebih tahan lama, agar mampu menjangkau pangsa pasar yang jauh lebih luas.
Seperti apa sih mengemas produk sambal dengan baik? Yuk, simak panduan simpel berikut ini.
Gunakan Kemasan Tepat

Pilih kemasan sambal berbentuk botol dengan bahan kaca, pasalnya ini akan meningkatkan image produk serta lebih tahan lama. Selain itu, anda juga bisa memilih kemasan sambal berbahn plastik yang berjenis PET foodgrade dengan tebal minimal 3,2 mm.
Selanjutnya, selalu jangan lupa sterilkan kemasan botol yang akan digunakan dengan cara merebusnya di dalam air panas kurang lebih selama 30 menit. Hal tersebut dapat mencegah munculnya bakteri di botol kemasan yang bisa membuat sambal cepat rusak. Caranya dengan mengeringkan botol yang sebelumnya sudah direbus hingga benar-benar kering.
Masak Sambal hingga Matang Sempurna
w
Masak sambal hingga matang dengan sempurna. Dengan begitu, ini akan membuat masa simpan sambal jadi lebih lama meskipun tanpa bahan pengawet.
Untuk mengemas sambal dalam kemasan botol kaca, lakukan pada saat sambal masih panas, minimal suhunya sekitar 82° C. Kemudian tutup botol kemasan tersebut dengan rapat dan rebus segera dalam air mendidih kurang lebih sekitar 10 menit. Hal ini dilakukan untuk ‘menyegel’ kemasan sambal tersebut.
Jika memilih kemasan botol plastik, usahakan pada saat pengemasan sambal berada dalam kondisi dingin atau suhu ruang terlebih dahulu. Sebab pedas sambal yang bercampur uap panas dan terperangkap bisa membuat botol menggelembung hingga sambal meluap.
Pastikan untuk menutup botol dengan serapat mungkin. Anda bisa menggunakan segel aluminium untuk memberikan pengaman ekstra, baik pada botol kaca maupun plastik.
Selain dengan kemasan botol berbahan plastik atau kaca, sambal juga bisa dikemas dengan kemasan plastik. Sebaiknya gunakan plastik kedap udara berbahan tebal supaya udara tidak mudah masuk dalam kemasan yang bisa membuat sambal cepat basi.
Tambahkan Minyak dalam Jumlah Banyak

Tambahkan minyak dalam jumlah banyak saat mengolah sambal. Pasalnya, minyak merupakan pengawet alami. Tambahkan juga jeruk nipis atau tomat bisa membuat kadar asam meningkat sehingga lama waktu penyimpanan bisa lebih lama.
Jangan lupa untuk mencantumkan keterangan yang jelas mengenai tanggal produksi sambal kemasan agar penyimpanan lebih jelas.
Untuk mendapatkan kemasan sambal yang sesuai untuk produk yang Anda gunakan, silakan kunjungi situs web gudangkemasan.com. Segala macam bentuk kemasan dengan berbagai ukuran bisa Anda dapatkan dengan harga yang terjangkau. Yuk pesan kebutuhan kemasan sambal hanya di gudangkemasan.com sekarang juga!