Desain Kemasan

Cara Membuat Desain Kemasan Skincare Makin Menarik

09 Sep 2021 Oleh Heni Nurhayati
Daftar Isi 4 bagian
  1. 01 Gunakan Desain Kreasi Sendiri
  2. 02 Gunakan Jasa Desainer Grafis
  3. 03 Mulai Mendesain Kemasan Skincare Anda
  4. 04 FAQ (Pertanyaan Sering Diajukan)

Desain kemasan skincare yang menarik jadi salah satu kunci utama agar produk laku di pasaran, selain formula yang bagus. Ada dua cara umum untuk membuat desain kemasan produk skincare: mengerjakannya sendiri atau menggunakan jasa desainer profesional. Berikut penjelasan lengkapnya. Namun sebelum itu, pastikan Anda sudah melakukan persiapan penting sebelum desain kemasan skincare terlebih dahulu.

Desain kemasan skincare

Gunakan Desain Kreasi Sendiri

Pilihan pertama adalah mengerjakan desain kemasan sendiri. Cara ini memang bisa menghemat anggaran, tapi sebaiknya hanya dilakukan jika Anda punya pengalaman desain.

Desain kemasan sangat menentukan kesuksesan bisnis skincare. Jangan ambil jalan pintas, pikirkan baik-baik sebelum memutuskan desain akhir.

Gunakan Jasa Desainer Grafis

Pilihan lain adalah menyewa desainer grafis untuk mengelola desain kemasan produk skincare Anda. Anda bisa menyewa freelancer, atau membuat kontes desain untuk memilih hasil terbaik.

Jika memilih bekerja langsung dengan freelancer, carilah desainer berpengalaman di bidang kemasan produk. Lebih baik lagi jika mereka pernah menangani industri kosmetik.

Mulai Mendesain Kemasan Skincare Anda

Proses desain kemasan skincare

Setelah menemukan desainer yang tepat, saatnya mulai mendesain kemasan skincare Anda. Diskusikan gaya brand dan kebutuhan Anda, lalu minta desainer membuat mockup.

Mockup ini memberi gambaran konkret sebelum desain kemasan final dibuat. Untuk mencari ide visual, Anda bisa melihat tren kemasan skincare terkini yang sedang digemari.

Setelah mockup selesai, evaluasi apakah desainnya sudah cocok untuk produk Anda. Beberapa pertanyaan yang perlu dijawab:

  • Apakah desain ini mampu menarik perhatian pelanggan ideal?
  • Apakah kemasan sudah menjelaskan produk dengan jelas?
  • Apakah kemasan mudah digunakan?
  • Apakah desain ini menonjol dibandingkan kemasan pesaing?
  • Bagaimana tampilannya dalam bentuk 3D?
  • Apakah desain ini masih relevan untuk 5 tahun ke depan?

Setelah desain selesai dan desainer membuat dieline kemasan, siapkan file untuk dikirim ke printer. Anda akan membutuhkan:

  • File vektor dieline kemasan untuk setiap produk (biasanya format .ai atau .pdf)
  • Kode warna Pantone atau CMYK

Setelah file siap, kirim ke printer untuk mencetak desain kemasan. Produk Anda pun siap dipasarkan ke calon pelanggan.

Setelah desain rampung, pastikan bahan kemasannya juga sesuai dengan membaca panduan memilih bahan kemasan skincare yang tepat. Untuk pilihan kemasan skincare terbaik dengan harga bersahabat, kunjungi Gudang Kemasanku. Kami menyediakan kemasan produk dalam berbagai bentuk dan ukuran sesuai kebutuhan pasar. Yuk, pesan sekarang dan dapatkan kemasan terbaik untuk produk skincare Anda!

Tips Bekerja Sama dengan Desainer Freelance

Saat memutuskan menggunakan jasa desainer grafis, komunikasikan brief secara detail, termasuk referensi visual, warna khas brand, dan target pasar produk Anda. Semakin jelas brief yang diberikan, semakin kecil kemungkinan terjadi revisi berulang yang memakan waktu dan biaya tambahan.

Sepakati juga jumlah revisi yang termasuk dalam biaya jasa desain di awal kerja sama, serta tenggat waktu penyelesaian setiap tahap, mulai dari sketsa awal, mockup, hingga file final siap cetak. Kesepakatan yang jelas di awal membantu menghindari kesalahpahaman di kemudian hari.

Sesuaikan Bahan Kemasan dengan Hasil Desain

Desain yang bagus perlu didukung bahan kemasan yang tepat agar hasil akhirnya maksimal. Misalnya, desain dengan warna solid dan elemen matte akan terlihat lebih premium pada botol dengan permukaan frosted, sedangkan desain dengan banyak detail warna lebih cocok dicetak pada kemasan dengan permukaan glossy agar warna tampil lebih tajam. Diskusikan pilihan bahan ini dengan supplier kemasan sejak tahap desain, bukan setelah desain final selesai, agar tidak perlu revisi ulang karena bahan yang dipilih ternyata tidak sesuai dengan hasil cetak yang diharapkan.

Evaluasi Kembali Desain Sebelum Produksi Massal

Setelah mockup disetujui, jangan buru-buru mencetak dalam jumlah besar. Cetak dulu dalam jumlah kecil sebagai sampel produksi untuk memastikan hasil cetak sesuai dengan file desain yang sudah disepakati, termasuk akurasi warna dan detail elemen visual, sebelum melanjutkan ke tahap produksi massal yang lebih besar.

Manfaatkan Feedback Pelanggan untuk Penyempurnaan Desain

Setelah produk dengan kemasan baru mulai dipasarkan, kumpulkan masukan dari pelanggan mengenai kesan mereka terhadap desain kemasan, baik dari sisi tampilan maupun kemudahan penggunaan. Masukan ini berharga sebagai bahan evaluasi untuk penyempurnaan desain di masa mendatang, terutama jika Anda berencana meluncurkan varian produk baru dengan konsep kemasan yang serupa.

Pertimbangkan Skalabilitas Desain untuk Produksi Jangka Panjang

Desain kemasan yang baik tidak hanya indah, tapi juga mudah direproduksi secara konsisten dalam jumlah besar tanpa penurunan kualitas cetak. Pastikan file desain final disimpan dalam format yang mudah diakses kembali kapan pun Anda perlu mencetak ulang, dan simpan juga catatan detail kode warna serta spesifikasi bahan agar hasil produksi tetap konsisten meski Anda berganti percetakan di kemudian hari.

FAQ (Pertanyaan Sering Diajukan)

Apa dua cara umum membuat desain kemasan skincare?Anda bisa mengerjakan desain kemasan sendiri atau menggunakan jasa desainer grafis profesional.

Kapan sebaiknya mendesain kemasan skincare sendiri?Sebaiknya hanya dilakukan jika Anda punya pengalaman desain, karena desain kemasan sangat menentukan kesuksesan bisnis skincare.

Apa fungsi mockup dalam proses desain kemasan?Mockup memberi gambaran konkret sebelum desain kemasan final dibuat, sehingga bisa dievaluasi apakah sudah cocok untuk produk sebelum dicetak.

File apa yang dibutuhkan sebelum mengirim desain kemasan ke printer?Anda membutuhkan file vektor dieline kemasan untuk setiap produk (biasanya format .ai atau .pdf) beserta kode warna Pantone atau CMYK.

#Desain kemasan #Kemasan skincare #tips desain kemasan