Bahan & Material Kemasan

Kelebihan Aluminium Foil untuk Kemasan Produk Anda

07 Feb 2019 Oleh Gudang Kemasan
Daftar Isi 4 bagian
  1. 01 Apa Itu Aluminium Foil?
  2. 02 Kelebihan Aluminium Foil untuk Kemasan
  3. 03 Menentukan Ketebalan Aluminium Foil yang Tepat
  4. 04 Aluminium Foil sebagai Kemasan Sekunder atau Pelapis Tambahan

Ingin tahu kelebihan aluminium foil untuk kemasan produk Anda? Selain tampilannya menarik, aluminium foil ternyata punya banyak keunggulan sebagai bahan kemasan.

Banyak pelaku usaha masih bingung soal kelebihan aluminium foil untuk kemasan mereka. Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apa Itu Aluminium Foil?

Aluminium foil adalah aluminium primer yang dihasilkan dari proses elektrolisis biji aluminium, atau aluminium sekunder dari peleburan kembali aluminium bekas.

Kelebihan Aluminium Foil untuk Kemasan

Aluminium foil punya beberapa kelebihan yang tidak dimiliki kemasan plastik atau kertas. Bahan ini memiliki permeabilitas udara yang kecil, tidak menyebabkan perubahan warna produk, dan tidak bereaksi sehingga tidak merusak bahan maupun cita rasa.

Selain itu, aluminium foil tidak mudah teroksidasi atau bocor, tahan panas, mudah diolah, dan harganya relatif murah.

Permeabilitas udara yang kecil membuat aluminium foil mampu mencegah kontaminasi mikroba pembusuk maupun mikroba berbahaya bagi kesehatan. Karena itu, umur simpan produk jadi lebih panjang.

Perbandingan Aluminium Foil dengan Bahan Kemasan Lain

  • Aluminium foil: melindungi dari cahaya, udara, dan kelembapan secara maksimal, cocok untuk produk yang mudah tengik.
  • Plastik biasa: lebih murah dan ringan, tapi perlindungan terhadap cahaya dan oksigen lebih terbatas.
  • Kertas: ramah lingkungan dan mudah didaur ulang, namun tidak kedap udara dan mudah rusak jika terkena cairan.

Menentukan Ketebalan Aluminium Foil yang Tepat

Ketebalan aluminium foil menentukan sifat protektifnya. Foil yang terlalu tipis bisa ditembus gas dan uap. Anda bisa memperbaiki sifat ini dengan menambah lapisan plastik atau kertas, sehingga menjadi foil-plastik, foil-kertas, atau kertas-foil-plastik.

Teknik menggabungkan beberapa jenis kemasan fleksibel ini menghasilkan format yang disebut “retort pouch”. Kemasan jenis ini punya daya simpan tinggi, mudah ditutup dengan mesin pengemas, kuat, tidak mudah sobek atau tertusuk, dan tahan proses sterilisasi.

Untuk produk yang butuh perlindungan ekstra dari cahaya dan udara, seperti kopi atau cokelat, sebaiknya pilih foil dengan lapisan laminasi ganda. Sedangkan produk kering ringan seperti keripik cukup memakai foil satu lapis agar biaya produksi lebih efisien.

Kesalahan yang Sering Terjadi saat Memilih Aluminium Foil

Banyak pelaku usaha memilih foil paling tipis demi menghemat biaya, padahal ketebalan yang kurang membuat produk cepat rusak dan berujung pada komplain pelanggan. Kesalahan lain adalah tidak menyegel kemasan dengan rapat, sehingga udara dan kelembapan tetap bisa masuk meski sudah memakai aluminium foil.

Jika produk Anda berupa cokelat, Anda bisa membaca lebih lanjut soal alasan cokelat selalu dikemas dengan aluminium foil untuk memahami kenapa bahan ini jadi pilihan utama industri cokelat.

Anda juga perlu memahami kode plastik kemasan jika produk Anda dikemas kombinasi plastik dan foil, agar kombinasi bahan tetap aman untuk makanan.

Cara Menyimpan Produk Berkemasan Aluminium Foil

Meski aluminium foil melindungi produk dari cahaya dan udara, cara penyimpanan tetap memengaruhi daya tahan produk. Simpan kemasan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas langsung seperti kompor atau jendela yang terkena sinar matahari.

Setelah kemasan dibuka, segera tutup rapat kembali atau pindahkan sisa produk ke wadah kedap udara agar kualitas tetap terjaga. Hindari melipat kemasan foil secara berulang pada titik yang sama karena bisa membuat lapisan pelindungnya retak dan bocor.

Kapan Sebaiknya Memilih Aluminium Foil dibanding Bahan Lain?

Aluminium foil paling cocok dipilih untuk produk yang sensitif terhadap cahaya, udara, dan kelembapan, seperti kopi bubuk, keripik, atau makanan kering lainnya. Jika produk Anda tidak terlalu sensitif dan target pasarnya mengutamakan harga murah, plastik biasa masih bisa jadi pilihan yang lebih ekonomis.

Aluminium Foil untuk Industri Farmasi dan Kosmetik

Selain makanan dan minuman, aluminium foil juga banyak dipakai untuk kemasan obat dan produk kosmetik, seperti strip tablet atau sachet krim. Sifatnya yang kedap udara dan cahaya membantu menjaga kandungan aktif di dalam produk agar tidak cepat rusak.

Untuk kebutuhan ini, biasanya dipakai foil dengan ketebalan dan lapisan khusus yang sudah disesuaikan standar keamanan produk farmasi.

Itulah penjelasan tentang kelebihan aluminium foil untuk kemasan produk Anda. Jika Anda punya bisnis minuman atau makanan ringan dan butuh kemasan yang tepat, silakan pesan di toko Gudang Kemasanku.

Belum menemukan kemasan yang sesuai kebutuhan Anda? Hubungi kami atau datang langsung ke toko kami. Kami siap melayani kebutuhan kemasan Anda.

Aluminium Foil sebagai Kemasan Sekunder atau Pelapis Tambahan

Selain sebagai kemasan utama, aluminium foil juga sering dipakai sebagai lapisan tambahan di dalam kemasan lain, misalnya sebagai seal pada mulut botol atau tutup jar sebelum tutup utama dipasang. Fungsi ini disebut induction seal, yang membantu memastikan produk benar-benar tersegel rapat dan memberi tanda jika kemasan sudah pernah dibuka. Banyak produk minuman kesehatan dan suplemen memakai teknik ini untuk meyakinkan konsumen bahwa produk masih dalam kondisi original.

Dampak Lingkungan dan Daur Ulang Aluminium Foil

Dibanding plastik konvensional, aluminium sebenarnya termasuk material yang bisa didaur ulang berkali-kali tanpa kehilangan kualitas. Namun, sisa makanan atau kotoran pada foil bekas kemasan sering membuat foil tersebut sulit diproses di tempat daur ulang biasa. Jika Anda ingin bisnis lebih ramah lingkungan, edukasi konsumen untuk membersihkan foil bekas sebelum dibuang, atau bekerja sama dengan bank sampah setempat yang menerima limbah aluminium foil untuk didaur ulang lebih lanjut.