Artikel, Bisnis

Langkah Cerdas Memulai Bisnis Minuman Kekinian agar Lebih Bertahan Lama dan Diminati Pasar

Sedang berniat memulai bisnis minuman kekinian? Sebaiknya Anda bersiap-siap untuk menghadapi ribuan orang lainnya yang juga menekuni bidang yang sama. Tren bisnis ini kian populer dari hari ke hari dan menjamur hingga ke pelosok daerah.

Bisnis minuman saat ini seakan mewabah di Indonesia, mulai dari minuman klasik hingga minuman fusion semuanya dikemas dalam konsep kekinian. Banyak pebisnis yang mencoba peruntungan dengan memilih franchise minuman, namun ada pula yang merintis secara mandiri.

Tips Memulai Bisnis Minuman Kekinian

Sebelum membangun brand minuman, kita perlu menyadari bahwa bisnis ini bersifat musiman. Tidak sedikit yang berakhir gagal di tengah jalan akibat kurang matang dalam merencanakan konsep dan strategi. Oleh karenanya, sebelum membangun bisnis, sebaiknya kita ketahui dulu tips-tips berikut ini agar bisnis disukai pasar dan mampu bertahan lama!

Produk Viral Sebagai Variasi, Bukan Produk Utama

Karakteristik konsumen di Indonesia sangat mudah dipengaruhi dengan konsep viral marketing. Artinya, apa saja yang sedang viral berpotensi besar menjadi barang incaran. Bukan cuma konsumen, produk yang viral juga akan banyak diadopsi oleh para pebisnis.

Namun, konsep seperti ini sangat rawan terkena penyakit one-hit wonder; untung sekali, redup kemudian. Coba kita tengok bisnis minuman es kepal milo yang sempat viral pada tahun 2018. Dalam sekejap, es kepal milo mampu mencuri perhatian, lalu redup sesingkat itu pula.

Untuk menghindari hal semacam ini, sebaiknya kita menjadikan produk viral sebagai variasi atau side menu, bukan produk utama. Dengan begitu, usaha kita bisa tetap bertahan tanpa harus melewatkan peluang. Misalnya ketika Anda memiliki produk utama kopi, lalu tiba-tiba muncul tren minuman coklat, Anda bisa membuat side menu baru berupa kombinasi minuman coklat.

Pentingnya Produk Komplementer

Salah satu yang harus diperhatikan dalam merintis bisnis minuman kekinian adalah kehadiran produk komplementer. Produk komplementer adalah produk yang posisinya melengkapi satu sama lain. Sediakan produk tertentu yang relevan dengan produk minuman kekinian. Misalnya jenis-jenis camilan yang cocok untuk menemani kopi seperti hash brown, donat, biskuit, dan sebagainya.

Membangun Reputasi Brand

Selain konsep produk, yang tidak kalah penting adalah reputasi brand. Agar produk mudah dikenal, kita perlu membangun reputasi brand dengan baik. Kira-kira, apa saja yang membuat brand kita beda dari yang lain? Apakah soal bahan-bahan? Kualitas rasa yang unik? Tonjolkan keistimewaan tersebut untuk membangun reputasi. Jika target konsumen sudah familiar dengan brand, itu berarti kita sudah membangun fondasi yang kuat untuk melangkah lebih jauh.

Pahami Sudut Pandang Konsumen

Pernahkah Anda menemukan sebuah kedai minuman yang sampai saat ini selalu ramai atau bahkan semakin berkembang? Seperti itulah bisnis yang mampu memahami sudut pandang konsumennya. Minuman boleh viral, tapi kualitas tetap yang utama. Meskipun harus mengikuti pergerakan tren, produk kita harus memberikan pengalaman yang berkesan. Jangan lupakan soal porsi. Skeptisme konsumen terhadap minuman kekinian adalah volume es yang terlalu banyak, sementara porsi aslinya terlalu sedikit.

Konsisten

Walaupun bisnis minuman kekinian sangat dinamis, konsistensi tetap harus dipegang erat. Jika kita terus berinovasi dan tetap mempertahankan produk utama, bisnis minuman yang sejatinya hanya bertahan sebentar berpotensi bertahan lama. Ada beberapa gerai minuman green tea yang sempat viral pada tahun 2016 silam, namun mereka tetap berjaya dan mampu mengembangkan sayap bisnisnya berkat konsistensi. Mereka terus berinovasi dengan kemasan, varian rasa, topping, dan juga sedikit mengadopsi tren yang sedang berlangsung.

Demikianlah tips bisnis minuman kekinian agar bisa tetap bertahan dan disukai pasar. Semoga bermanfaat!

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.